Internasional

Israel Tembak Jatuh Jet Tempur Suriah

Pesawat militer Israel lumpuhkan jet tempur Suriah (Foto: AFP).

Tel Aviv: Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menembak jatuh jet tempur Suriah yang menembus wilayah udara Israel, Selasa 24 Juli. Insiden ini kali ketiga dalam 33 tahun terakhir.
 
IDF mengatakan pesawat buatan Sukhoi buatan Rusia itu berada di bawah pengawasan ketika memasuki sekitar 1,6 kilometer ke wilayah udara Israel. Terobosan tersebut memicu bunyi sirene di komunitas dekat perbatasan Suriah.
 
Dilansir UPI, Rabu 25 Juli 2018, IDF mengatakan bahwa jet berasal dari pangkalan udara dekat Hama, target sebelumnya dari sedikitnya dua serangan udara Israel. Pangkalan itu juga digunakan oleh pasukan Iran untuk operasi pesawat tak berawak di Suriah.
 
Sementara Suriah mengatakan jet itu ditargetkan Israel ketika masih berada di wilayah udara Suriah.
 
Kantor berita SANA yang dikelola negara menyebut, Israel menembaki pesawat itu karena "menghantam (teroris) di daerah Saida di pinggiran Lembah Yarmouk, di wilayah udara Suriah."
 
Sky News Arabia melaporkan pesawat jatuh di Suriah barat daya, daerah yang masih di bawah kendali kelompok militan Islamic State (ISIS).
 
Informasi selanjutnya belum diketahui tentang apakah pilot terlontar dari kursi atau bagaimana kondisinya.
 
Penembakan Selasa atas sebuah jet Suriah menjadi yang ketiga oleh angkatan udara Israel sejak 1985. Pada yang kedua, di tahun 2014, angkatan udara menembak jatuh jet Sukhoi dengan rudal Patriot yang dipasok Amerika Serikat sekitar 0,8km ke wilayah udara Israel. Saat rudal menghantam, pesawat itu sedang dalam perjalanan kembali ke Suriah. Kedua pilot itu terlontar dan mendarat di Suriah.
 
Senin lalu, pihak berwenang mengatakan Israel menggunakan sistem pertahanan Sling David untuk kali pertama demi mencegat dua rudal balistik yang diluncurkan dari Suriah.
 
Bunyi sirene terdengar di Israel utara ketika IDF mencegat dua rudal balistik SS-21. Satu mendarat di Suriah di dekat perbatasan Israel dan tidak jelas apakah sistem itu mencegat yang kedua.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close