Isran Noor Tidak Setuju Dengan Desain Ibu Kota Baru

Gubernur kalimantan Isran Noor

INDOPOLITIKA.COM- Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menilai desain  bangunan ibu kota baru itu kurang tepat. Kata dia, desain tersebut terlalu kuno. Isran Noor membayangkan Ibukota baru nantinya seperti zaman batu. Sebab, desain makro ibukota baru berorientasi futuristik dan kota hijau. Ungkapan itu dia sampaikan saat menjadi pembicara dalam diskusi forum perhubungan.

 “Dalam pikiran saya, kondisi ibu kota negara akan kembali ke zaman dulu. Zaman kuda makan tembaga. Kalau sekarang kuda makan mentega. Sekarang ini orang suka hal-hal yang alamiah. Jalan kaki, sejuk, hutan,” selorohnya saat menyampaikan materi. Diskusi itu berlangsung di salah satu hotel di kawasan Pecenongan (10/10).

Baca Juga:

Karena desain ibukota baru yang futuristik, dia mengaku senang. Karena itu, saat di umumkan oleh presiden bahwa ibukota baru membutuhkan 180 ribu hektar, pemerintah daerah justru menyiapkan dalam jumlah yang kebih besar.

“Waktu diumumkan butuh lahan 180 ribu hektar, kami siapkan 366 ribu hektar. Supaya lebih mudah mendesain ibukota baru,” katanya.

Dia memastikan, rencana pemerintah pusat memindahkan ibukota negara juga disambut baik oleh masyarakat Kalimantan Timur. Tidak ada gejolak sosial yang muncul pasca pengumuman resmi oleh Presiden. Itu menandakan masyarakat Kalimantan Timur sudah siap dengan perubahan yang akan terjadi.

“Tidak akan ada yang mengganggu,” katanya. (pit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *