Istri Bupati Sumenep Tergoda Pertahankan Trah “Dinasti” Jelang Pilkada Serentak

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kontestasi politik di Kabupaten Sumenep nampaknya cukup menarik. Pasalnya, istri KH Abuya Busyro Karim, Nurfitriana rupanya tertarik untuk meneruskan “trah dinasti” perjuangan suaminya sebagai bupati.

Karenanya, Bunda Fitri-sapaan akrabnya, usai mendaftarkan diri ke DPC PKB jelang Pilkada serentak 2020 mendatang, sebagai salah satu bakal calon bupati. Bunda Fitri juga sudah mengembalikan formulir pendaftaran Pilkada ini.

Muat Lebih

Kepada wartawan, Bunda Fitri mengaku, sebagai warga negara Indonesia, dia memiliki hak sama yakni dipilih dan memilih, baik dipilih sebagai legislatif ataupun eksekutif. “Saat ini hak saya dipilih sebagai eksekutif,” tutur Bunda Fitri mengutip surya.co.id, Jumat, (15/11/2019).

Bunda Fitri mengaku 10 tahun ini sumenep  sangat banyak kemajuan yang dirasakan masyarakat, sehingga termotivasi untuk melanjutkan perjuangan suami untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. “Banyak pihak yang mengingikan saya untuk maju sebagai Bupati Sumenep melanjutkan perjuangan suami,” tuturnya.

Sebagai kader PKB, kata Fitriana, ia perlu mempertahankan dan melanjutkan pemerintahan yang sudah berjalan di Sumenep. “Pemerintahan sudah berjalan positif. Perlu diteruskan atau dilanjutkan,” katanya.

Saat ditanya sejumlah pewarta apakah dirinya mempertahankan politik dinasti menggantikan suaminya Abuya Busyro Karim.

“Kita lihat prestasi yang ada dan yang menilai masyarakat. Hasil survei positif terus,” ucapnya.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *