Iuran BPJS Kesehatan Naik Teguh Prediksi Banyak Peserta Yang Turun Kelas

  • Whatsapp
Peneliti dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia Teguh Dartanto

INDOPOLITIKA.COM- Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Berdampak pada para peserta yang akan menurunkan kelas. Peneliti dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia Teguh Dartanto mengatakan naiknya iuran BPJS Kesehatan membuat para peserta terbebani.

“Saya punya data panel orang yang sama, tahun 2015 dibandingkan tahun 2017 itu kelasnya beda-beda semua, rata rata turun kelas karena ada kenaikan iuran,” kata Teguh. Pemerintah pada 2016 sempat menaikkan besaran iuran BPJS Kesehatan.

Baca Juga:

Teguh yakin, ketika kenaikan sudah ditetapkan pada Januari 2020 mendatang untuk semua segmen kepesertaan. Maka akan membuat peserta pindah kelas dari kelas tinggi ke kelas yang lebih rendah.

Namun demikian, melihat manfaat dari BPJS Kesehatan ini, Teguh berpendapat BPJS Kesehatan harus tetap dilanjutkan dan tidak boleh mengalami devisit keuangan.

“Intinya adalah kita harus paham bahwa kita nggak boleh mundur. Ini adalah sistem yang kita bangun untuk investasi masa depan, mau tidak mau, kita harus pegang ke depan memandangnya sebagai investasi, ada dampak positif jangka panjang dan pendek,” kata Teguh.

Untuk menghindari devisit keuangan, Pemerintah harus membantu BPJS Kesehatan melakukan sosialisasi pola hidup sehat kepada masyarakat. Tujuannya agar menekan jumlah orang yang jatuh sakit.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *