Jadi Queen Maker, Begini Komplikasi Megawati Jika Pilih Puan atau Ganjar di Pilpres 2024

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi satu dari tiga queen/king maker pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dua lainnya adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

LSI Denny JA menjelaskan Megawati disebut sebagai queen maker karena PDIP memilki 128 kursi di DPR. Dengan syarat 20% kursi DPR, maka total kursi yang dibutuhkan seorang capres sebesar 115 kursi. Dengan demikian PDIP sudah memenuhi syarat untuk mengusung capres dan cawapres sendiri tanpa berkoalisi dengan partai lain.

Berita Lainnya

Pertanyaanya, lalu siapa yang akan diusung Megawati menjadi calon presiden (capres) pada 2024? Isu yang berkembang belakangan ini, dari semua kader PDIP, dua nama yang digadang-gadang bakal maju pada Pilpres 2024 adalah Puan Maharani dan Ganjar Pranowo.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfarabi, menjelaskan komplikasi Megawati sebagai queen maker jika memilih salah satu dari Puan dan Ganjar sebagai Capres 2024.

“Jika Megawati memilih Puan Maharani? Sebagai capres, elektabilitas Puan saat ini (Juni 2021) masih rendah, yaitu 2 persen. Padahal tingkat pengenalan (popularitas) Puan sudah 61 persen,” katanya dalam hasil survei LSI Denny JA yang dirilis Kamis 17 Juni 2021.

LSI Denny JA menilai dengan posisi elektabilitas saat ini, jika Puan dicapreskan maka ada potensi capres PDIP dikalahkan. PDIP berpotensi tidak lagi mengontrol pemerintah pada periode 2024-2029. Hal ini bisa berubah, jika H-1 tahun (awal 2023), elektabilitas Puan sebagai capres diatas 25%.

Lalu bagaimana jika Megawati memilih Ganjar Pranowo? Survei LSI Denny JA menunjukan bahwa sebagai capres, Ganjar lebih potensial.

“Popularitas Ganjar (59 persen) saat ini masih di bawah Puan Maharani (61 persen). Namun elektabilitas Ganjar justru jauh di atas Puan,” kata Adjie.

Elektabilitas Ganjar saat ini sebesar 15,5%, sementara elektabilitas Puan sebesar 2%. Elektabilitas Ganjar, hanya kalah di bawah Prabowo Subianto, dan bersaing dengan Anies Baswedan.

“Namun jika Ganjar terpilih sebagai presiden 2024, maka Ganjar berpotensi menjadi ketua umum PDIP berikutnya. Usia Megawati saat ini sudah mencapai 74 tahun. Artinya 10 tahun lagi, usia Megawati sudah 84 tahun. Meski Megawati masih diinginkan kader partainya, namun usia tidak bisa lagi dilawan Megawati,” kata Adjie.

“Jika Ganjar Presiden (apalagi 2 periode), Ganjar potensial mematahkan trah Soekarno sebagai Ketum PDIP. Relakah Megawati/Puan Maharani,” tambahnya. [fed]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *