Jadi Tersangka Korupsi, Ketua DPD Golkar Jawa Barat Ade Subarkah Dinilai Bisa Jadi Beban Partai

  • Whatsapp
Ketua DPD Golkar Jawa Barat Ade Barkah Surahman. (Foto: JabarNews).

INDOPOLITIKA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Anggota DPRD Jawa Barat, Ade Barkah Surahman (ABS) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan dana bantuan provinsi kepada Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019.

Ade yang sebelum ditetapkan sebagai tersangka menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat ini pun langsung ditahan untuk 20 hari pertama terhitung sejak 15 April 2021 hingga 4 Mei 2021.

Berita Lainnya

Pengamat politik dari Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI), Rachmayanti Kusumaningtyas, menanggapi pengaruh politisi yang terjerat korupsi terhadap suara partai.

“Setiap terjadi kasus korupsi yang menimpa politisi pasti akan jadi beban bagi partainya,” kata Rachmayanti kepada Indopolitika, Jumat (16/4/2021).

Menurutnya, Partai sulit untuk mengatakan bersih karena ada contoh kadernya yang jadi tersangka korupsi.

Posisi Ketua DPD Golkar Jawa Barat saat ini beralih kepada TB Ace Hasan Syadzili. Ia menjadi pelaksana tugas (Plt). Menurut Ace, penggantian itu merupakan sikap partai jika ada kadernya yang terjerat kasus hukum.

“Ini sikap DPP Partai Golkar terkait pemberantasan korupsi,” ucap Ace, Kamis (15/4/2021).

Seperti diketahui, selain Ade Barkah, kasus korupsi proyek di Indramayu menyeret pula nama Siti Aisyah Tuti Handayani yang juga kader Golkar yang juga mantan Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Golkar periode 2014-2019.

Keduanya diduga terlibat dalam penerimaan suap mantan anggota DPRD Jabar, Abdul Rozaq Muslim dari seorang pegusaha sebesar Rp 9 miliar. Nama terdakwa muncul dalam kasus ini berdasarkan pengembangan kasus korupsi proyek yang menyeret mantan Bupati Indramayu Supendi. [rif]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *