Rizal Ramli Geram Melihat Kebijakan Pemerintah

“Jangan Sedikit-Sedikit Minta Tolong Tiongkok Dong”

  • Whatsapp
Ekonom Senior Rizal Ramli
INDOPOLITIKA-  Pasca usulan pemerintah menaikkan iuran premi Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) ditolak DPR, opsi agar pemerintah menggandeng perusahaan asuransi asal Tiongkok Ping An untuk membantu menyelesaikan permasalahan defisit BPJS kembali mengemuka.
Ekonom senior Rizal Ramli mengkritik keras rencana pemerintah menggandeng Ping An. Menurut dia, langkah itu justru akan merugikan Indonesia.
“Jangan gitulah, nanti kalau (BPJS) dikasih sama perusahaan Tiongkok, ini data kesehatan kita ada di Beijing,” ujar Rizal.
Mantan Menko Perekonomian ini mengkhawatirkan, nantinya kalau BPJS menggandeng Ping An tak hanya BPJS saja yang dibajak oleh Cina, tapi nantinya bisa jadi penguasan obat-obatan di Indonesia pun akan ikut dicengkeram.  Bagaimanapun, lanjut dia, BPJS Kesehatan merupakan pembeli obat terbesar di negeri ini, dengan menggandeng Tiongkok, bukan tidak mungkin obat yang dibeli BPJS berasal dari negeri Tiongkok. “Akhirnya nanti mereka jadi pemasok juga,” terang dia.
Untuk itu Rizal meminta para pejabat negara untuk mengutamakan kepentingan dan keamanan nasional dalam berbicara maupun mengambil kebijakan. Pejabat negara jangan sampai terus-terusan mengandalkan asing sebagai ‘obat’ dari segala ‘penyakit’ yang ada di Indonesia.
“Jangan sedikit-sedikit minta tolong Tiongkok. Kayak kita negara terbelakang aja,” tutup Rizal.
Sebelumnya, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pernah mengutarakan akan mengajak perusahaan asuransi asal Tiongkok, Ping An Insurance untuk membenahi keuangan BPJS Kesehatan yang merugi hingga Rp 28,6 triliun.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *