Jaring Calon Kada, Parpol Harus Berani Buka Akses Data Pelamar  

  • Whatsapp
Ketua Badan Pengawas Pemilu Indonesia, Abhan

INDOPOLITIKA.com- Ketua Komisioner Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia, Abhan, meminta partai politik untuk membuka akses data terkait rekrutmen calon kepala daerah kepada publik. Hal itu untuk meminimalisir calon kepala daerah bermasalah maupun terafiliasi kasus korupsi.

“Kalau di Parpol, ada istilah konvensi, itu harus dibuka agar publik mengetahui dan melihat prosesnya seperti apa,” ujar Abhan saat jadi pembicara diskusi publik dengan tema keterbukaan informasi untuk memperkuat demokrasi di Jakarta, Selasa (10/9).

Baca Juga:

Abhan menegaskan, untuk menghadirkan kepala daerah yang jujur, itu diawali dengan proses yang baik. Salah satunya harus transparan saat perekrutan atau penjaringan. “Minimal sudah diketahui publik calon itu baik atau enggak,” kata Abhan.

Abhan mengatakan penyelenggara Pemilu sudah berusaha maksimal baik dari segi rekrutmen jajaran penyelenggara, sampai dengan pelaksanaan pemilu yang ada. Namun, transparansi peserta pemilu juga harus seimbang.

“Kalau penyelenggara pemilu sudah terbuka, maka peserta pemilu juga harus terbuka. Karena disusunnya keterbukaan ini juga kan untuk partai politik,” ujar Abhan.

Keterbukaan atau tranparansi itu salah satunya dalam mekanisme rekrutmen kader parpol untuk dicalonkan menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau nanti di Pilkada yang akan datang. “Untuk mendukung transparansi publik, parpol harus punya mekanisme keterbukaan rekrutmen kader-kadernya ketika akan dicalonkan sebagai Kepala Daerah, anggota dewan, dan sebagainya,” singkatnya.[asa]

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *