Jazilul Fawaid Tak Khawatir Atas Virus Corona

  • Whatsapp
Diskusi DPR

INDOPOLITIKA.COM – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengaku tidak begitu khawatir dengan adanya penyebaran virus corona atau Covid-19, lantaran pihaknya lebih khawatir terhadap dampak ekonomi akibat virus yang telah mewabah di 80 negara tersebut.

“Yang saya takutkan adalah menyentuh pada krisis ekonomi. Ini bisa dilihat dari nilai dolar dan indikasi indeks saham gabungan,” papar Jazuli dalam diskusi Empat Pilar yang bertema ‘Penerapan Pilar Kebangsaan dalam Situasi Krisis’ di Media Center Gedung Nusantara III di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2020).

Berita Lainnya

Oleh sebab itu, kata Jazilul, yang sangat penting untuk diantisipasi pemerintah saat mewabahnya virus corona tersebut, adalah dampak ekonomi yang disebabkan oleh penyebaran virus tersebut.

“Pemerintah siap nggak mengantisipasi perlambatan ekonomi, penurunan ekonomi akibat virus corona. Jangan sampai virus corona ini dijadikan kambing hitam jika terjadi pelambatan ekonomi, target pertumbuhan ekonomi tidak,” katanya.

Politisi PKB itu juga menyampaikan, sejak mewabahkan virus corona di 80 negara, banyak hubungan dagang yang terganggu dan bahkan juga mengganggu hubungan diplomatik antara negara.

Pihaknya pun mencontohkan diplomasi dengan Arab Saudi agar warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin melakukan ibadah umroh bisa dibuka.

“Ditutupnya sementara untuk ibadah umrah bagi umat Islam Indonesia itu merupakan bentuk krisis buat umat Islam. Mereka sudah menabung bertahun-tahun, sudah sampai bandara nggak jadi, dan belum tentu dia kapan berangkatnya,” ungkapnya.

Akibatnya, Jazilul kembali meneragkan, sekarang ada puluhan ribu orang yang tidak bisa beribadah umrah. Menurut dia, lama-lama masyarakat juga mengalami ketidakpercayaan kepada negara karena ketidakmampuan untuk berdiplomasi dengan Arab Saudi untuk membuka umroh ini.

“Kalau Indonesia bebas dari virus corona, mestinya bisa. Kenapa kalau pejabat Indonesia menyatakan Indonesia bebas itu tidak dipercaya dan harus presiden yang umumkan,” imbuhnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *