Pemerintahan

Jelang Penutupan, 3,4 Juta Pelamar Telah Pastikan Ikut Seleksi CPNS

Untuk formasi penyandang disabilitas, menurut Karo Humas BKN, akun pelamar yang dibuat sebanyak 2.645 orang dan pelamar yang telah selesai mendaftar sebanyak 1.559 orang.

“Untuk formasi Putra/Putri Papua akun pelamar yang telah dibuat sebanyak 5.882 orang dan pelamar yang selesai mendaftar sebanyak 3.198 orang,” katanya.

Akun pelamar yang dibuat untuk formasi Lulusan Terbaik, menurut Ridwan sebanyak 21.348 orang dan pelamar yang telah selesai mendaftar sebanyak 23.944 orang.

“Untuk formasi Diaspora akun pelamar yang dibuat sebanyak 99 orang dan pelamar yang telah selesai mendaftar: 15 orang. Sedangkan, untuk formasi atlet berprestasi internasional hingga kini belum ada pendaftar,” ujar Ridwan.

Jumlah formasi Honorer K2 yang telah mendaftarkan akun pelamar, lanjut Karo Humas BKN, sebanyak 8.707 orang dan pelamar yang telah selesai mendaftar: sebanyak 8.570 orang.

Instansi Minim Pendaftar

Sementara itu, lima instansi pusat yang masih minim peminat, menurut Karo Humas BKN, di antaranya:

1. Badan Pengawas Tenaga Nuklir 686;
2. Kemenko Polhukam 703;
3. Sekretariat Jenderal KY 744;
4. Sekretariat Jenderal MPR 750;
5. Badan Informasi Geospasial 823.

“Untuk urutan 3 terendah pelamar wilayah kerja (wilker) Kantor Regional (Kanreg) BKN Yogyakarta yaitu: Pemerintah Kota Magelang 2.223 orang, Pemerintah Kab. Gunung Kidul 2.301 orang, dan Pemerintah Kab. Kulon Progo 2.391 orang,” ujarnya.

Urutan 3 terendah peminat, sambung Ridwan, Wilker Kanreg BKN Surabaya yakni:
1. Pemerintah Kota Probolinggo 1.456;
2. Pemerintah Kab. Bangkalan 1.606;
3. Pemerintah Kab. Sampang 1.612.

“Yang masih rendah peminat Wilker Kanreg BKN Bandung, yakni: Pemerintah Kab. Ciamis 2.734 orang, Pemerintah Kota Tangsel 3.018 orang, dan Pemerintah Kota Cimahi 3.023,” katanya.

Sementara untuk urutan terendah peminat, sambung Ridwan, Wilker Kanreg BKN Makassar, yakni:
1. Pemerintah Kab. Sigi 436;
2. Pemerintah Kota Palu 784;
3. Pemerintah Kab. Luwu Utara 1.107.

“Sedangkan untuk Wilker Kanreg BKN Jakarta, urutan 3 terendah adalah Pemerintah Kota Singkawang 1.331 orang, Pemerintah Kab. Bengkayang 1.595 orang, dan Pemerintah Kab. Kubu Raya 1.642 orang,” tambahnya.

Peringkat 3 terendah, lanjut Ridwan, Wilker Kanreg BKN Medan, yakni:
1. Pemerintah Kota Gunung Sitoli 159 orang;
2. Pemerintah Kota Binjai 1.628 orang;
3. Pemerintah Kab. Serdang Bedagai 1.853 orang.

“3 terendah peminat untuk Wilker Kanreg BKN Palembang yakni Pemerintah Kota Lubuk Linggau 582 orang, Pemerintah Kota Pagar Alam 794 orang, dan Pemerintah Kab. Bangka Barat 1.236 orang,” ujar Karo Humas BKN.

Ranking 3 terendah dalam hal peminat untuk Wilker Kanreg BKN Banjarmasin, yaitu:
1. Pemerintah Kab. Malinau 788;
2. Pemerintah Kab. Balangan 793;
3. Pemerintah Kab. Barito Selatan 1.040.

“Daftar urutan peminat terendah untuk Wilker Kanreg BKN Denpasar yakni Pemerintah Kab. Rote Ndao 913 orang, Pemerintah Kab. Gianyar 1.371 orang, dan Pemerintah Kota Bima 1.565 orang,” kata Karo Humas BKN.

Peminat terendah untuk Wilker Kanreg BKN Manado, menurut Ridwan, yaitu:
1. Pemerintah Kab. Minahasa 790;
2. Pemerintah Kab. Pulau Morotai 981;
3. Pemerintah Kab. Siau Tagulandang Biaro 1.036.

“Data peminat terendah Wilker Kanreg BKN Pekanbaru yaitu Pemerintah Kota Padang Panjang 720 orang, Pemerintah Kota Bukittinggi 794 orang, dan Pemerintah Kab. Agam 1.272,” sambungnya.

Terakhir, data peminat terendah untuk Wilker Kanreg BKN Aceh, menurut Karo Humas BKN, yaitu:
1. Pemerintah Kota Sabang 1.202;
2. Pemerintah Kab. Aceh Tamiang 1.416;
3. Pemerintah Kab. Aceh Tenggara 1.722.

(Humas BKN/EN)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close