Jelang Reuni Akbar 212, Polisi Belum Menerima Surat Izin

  • Whatsapp
Brigadir Jenderal Argo Yuwono

INDOPOLITIKA.COM – Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana menggelar reuni akbar pada Desember 2019 mendatang. Namun, hingga kini, polisi belum menerima surat izin reuni akbar itu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengatakan, polisi akan mengkaji dulu izin acara tersebut bila pihak pihak penyelenggara mengirimkan surat.

Muat Lebih

Menurut Argo, tiap kegiatan yang berkaitan dengan pengumpulan massa adalah hak warga negara tapi tetap pada aturan.

“Kalau ada surat pemberitahuan (dari PA 212.red) ke kepolisian, akan kami analisis. Kami juga memerlukan intelijen,” ucap Argo di Mabes Polri, Kamis (20/11/2019).

Data intelijen itu, lanjut Argo, diperlukan untuk merencanakan apa yang harus dilakukan kepolisian.

“Tentu kami tetap berkolaborasi dengan TNI untuk pengamanan, seandainya surat pemberitahuan sudah masuk ke kepolisian,” imbuh Argo.

Diketahui, PA 212 merupakan kumpulan dari sejumlah organisasi kemasyarakatan yang menjadi pendukung ketika Prabowo dan Sandiaga Uno maju di Pilpres 2019.

Bahkan Prabowo sempat diundang PA 212 untuk memberikan pidato kepada peserta yang hadir di Monas pada 2 Desember 2018 silam.

Sementara, Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama), Yusuf Martak, mengklaim izin kegiatan Munajat dan Maulid Akbar Reuni Mujahid 212 sudah dikantongi.

Panitia acara telah memegang izin pemberitahuan dari Polda Metro Jaya dan manajemen Monumen Nasional sebagai lokasi acara. “Perizinan semua sudah clear,” kata Martak beberapa waktu lalu.

PA 212 berencana menggelar reuni pada 2 Desember 2019. Acara tersebut kemungkinan mengambil tempat di Monas, Jakarta Pusat.

Adapun acara itu bertajuk ‘Munajat untuk Keselamatan Negeri. Maulid Agung dan Reuni Alumni 212’.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *