Internasional

Jepang Berbelasungkawa atas Gempa dan Tsunami di Sulteng

Menlu Jepang Taro Kono di markas PBB, New York, AS, 24 September 2018. (Foto: AFP/DON EMMERT)

Tokyo: Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono berbelasungkawa atas gempa dan tsunami yang terjadi di Palu serta Donggala, Sulawesi Tengah. Atas nama pemerintah Jepang, Taro menawarkan bantuan kepada Pemerintah Indonesia.

Dalam beberapa bulan terakhir, Jepang juga telah dilanda serangkaian bencana alam seperti topan, banjir, gempa bumi dan gelombang panas.

"Saya mengucapkan belasungkawa kepada Pemerintah Indonesia serta seluruh rakyat Indonesia atas bencana gempa dan tsunami yang telah menyebabkan korban jiwa dan kerusakan besar di pulau Sulawesi pada 28 September 2018," tuturnya dari pernyataan tertulis Kemenlu Jepang, Minggu 30 September 2018.

"Pemerintah Jepang siap memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia dalam bentuk apapun untuk penanganan dampak gempa tersebut," imbuhnya.

Menlu Kono juga mengucapkan prihatin dan duka cita untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan. "Saya berdoa agar para korban bencana cepat sembuh serta tempat yang mengalami kerusakan akibat bencana cepat dipulihkan," tukas dia.

Baca: Singapura Siap Berikan Bantuan Apapun untuk Indonesia

Lebih dari 16 ribu warga mengungsi akibat gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Para pengungsi tersebut tersebar di 24 lokasi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 405 korban meninggal dunia usai gempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Korban luka mencapai 540 orang. 

Sebaran korban meninggal dan luka tersebut hanya di Kota Palu. Sementara, Kabupaten Donggala belum bisa terindentifikasi jumlah korban lantaran jaringan komunikasi lumpuh.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close