Jokowi “Anak Tirikan” Pemberantasan Korupsi, Pengamat : Hancur Sudah Bangsa Ini

  • Whatsapp
Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin.

INDOPOLITIKA.COM – Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin memiliki catatan tersendiri soal pidato perdana Presiden Joko Widodo, usai dilantik, Minggu (21/10).

Dalam pidato perdananya ini diketahui, Jokowi sama sekali tidak menyinggung masalah pemberantasan tindak pidana korupsi dan lebih besar sorotannya meningkatkan pembangunan SDM. Ujang Komarudin mengatakan, membangun sumber daya manusia (SDM) memang penting. Akan tetapi menurut Ujang pemberantasan korupsi juga jauh lebih penting.

Baca Juga:

“Masyarakat menagih janji Jokowi terkait pemberantasan korupsi. Terkait penguatan KPK. Bukan melemahkan dan membunuhnya,” kata Ujang saat dihubungi Indopolitika.com, Senin (21/10).

Menurut Ujang, bisa saja Jokowi, kata Ujang, memang tidak memperioritaskan hal tersebut. “Jika perang terhadap korupsi tidak diutamakan, bangsa ini akan menuju kehancuran. Karena uang untuk pembangunan akan menjadi bancakan para koruptor,” ucap Ujang.

Membangun SDM unggul kata Ujang itu harus. Tapi mengutamakan pemberantasan korupsi juga sebagai keniscayaan. Karena tak ada negara maju di dunia ini yang negaranya korup. “Jika ingin maju bangsa ini, ya perangi korupsi. Persoalannya saat ini banyak aktor yang terlibat melemahkan dan membunuh KPK. Sehingga pemberantasan korupsi tidak menjadi agenda utama,” tandasnya.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *