Jokowi Engga Kaget Ada Jembatan -Sekolah Ambruk, Ternyata Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Maruf Amin saat akan memimpin rapat terbatas program pendidikan, Selasa (12/11/2019). (Foto: Humas Setpres/Jay)

INDOPOLITIKA.COM – Presiden Jokowi mengaku sudah tidak kaget dengan kejadian jembatan maupun sekolah ambruk yang terjadi di sejumlah daerah. Alasanya, itu tidak terlepas dari kualitas pengerjaan proyek yang jika diibaratkan dikebut “sehari jadi”.

“Kalau ada jembatan ambruk, ada SD ambruk, ada gedung SMP ambruk, ya enggak kaget saya,” jelas Jokowi melansir keterangan tertulis setkab, Kamis, (14/11/2019).

Muat Lebih

Apa yang disampaikan Jokowi tersebut erat kaitanya dengan sistem lelang proyek yang kebanyakan dia rasakan dan lihat, baru dilakukan menjelang akhir tahun. Padahal jelas-jelas menurut Jokowi, yang namanya pekerjaan konstruksi fisik tidak bisa dilakukan dalam waktu sebulan dua bulan selesai.

“Yang namanya lelang pengadaan barang dan jasa, ini yang bertahun-tahun sejak saya masuk ke pemerintahan lima belas tahun yang lalu sampai sekarang ini belum berubah banyak dalam pengadaan barang dan jasa. Kenapa sih kita tidak mulai yang namanya lelang, lelang pengadaan barang dan jasa itu dimulai bulan Januari,” tanyanya.

“Kenapa terus kita menunggu-nunggu sampai September baru lelang, ada apa ini? Sehingga kualitas barang yang dihasilkan, kualitas produk yang dihasilkan menjadi jelek. Itu pasti! Pekerjaan yang dilakukan di akhir-akhir, bulan November masih ada lelang, bulan November itu masih ada lelang,” tambahnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun meminta dicek di situs LKPP. Kata dia, yang namanya e-procurement, bukan yang e-purchasing tetapi yang e-tendering, e-tendering yang konstruksi Rp31 triliun itu masih di mulai di bulan November.

“Rp31 triliun e-tendering konstruksi di bulan November ini mau apa? Jadi barang apa nanti? Ini konstruksi lho ya, bukan pengadaan barang dan jasa. Kayak gini diterus-teruskan, mau jadi apa barang itu?,” tanyanya lagi.

“Kalau ada jembatan ambruk, ada SD ambruk, ada gedung SMP ambruk, ya enggak kaget saya. Pas bulan basah hanya waktu tinggal dua bulan, dikerjakan. Mau jadi barang apa coba? Kenapa sih tidak dimulai bulan Januari lelangnya? Pelaksanaannya bulan Maret, selesai bulan Agustus atau September selesai,” sambungnya.

Karena itu, Jokowi meminta semua pembantunya didalam pemerintahan untuk memulai kultur baru lelang diawal tahun tidak lagi diwaktu mepet akhir tahun. Kata Jokowi, bekerja dimulai Januari itu penting sekali sehingga kita mempunyai rentang waktu yang panjang dalam mengerjakan setiap program karena itu juga berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi.

“Kalau Januari dimulai, pertumbuhan ekonomi juga akan terpengaruh karena peredaran uang akan semakin banyak yang ada di daerah, yang ada di masyarakat,” tutupnya.{asa}

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *