Jokowi Hadiri KTT Asean ke-35 di Thailand, Apa Saja Agendanya?

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Para anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akan kembali bertemu dalam konferensi tingkat tinggi, yang diselenggarakan di Bangkok, 2-4 November 2019.

KTT ke-35 ASEAN rencananya akan dihadiri kepala negara atau pemerintahan negara anggotanya, tidak terkecuali Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Beberapa pemimpin negara mitra ASEAN juga direncanakan hadir dalam KTT terkait diantaranya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, dan Perdana Menteri China Li Keqiang.

Baca Juga:

Sebagai tuan rumah, pemerintah Thailand telah mempersiapkan lokasi utama acara di IMPACT Arena, Muang Thong Thani, Nonthaburi, serta menyiagakan aparat keamanan. Tidak kurang 17.000 aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan KTT yang merupakan pertemuan akhir tahun para pemimpin dunia di bawah payung ASEAN, demikian dilaporkan media lokal Bangkok Post dikutip dari kantor berita Antara.

Thailand tentunya ingin memberikan kesan terbaik sebagai ketua ASEAN tahun ini, sebelum menyerahkan keketuaan ASEAN berikutnya kepada Vietnam.

Di hari pertama, para kepala negara atau pemerintahan direncanakan akan mengikuti pertemuan Pleno KTT ASEAN pada Sabtu (2/11) sore.

Keesokan harinya pada Minggu (3/11), para pemimpin termasuk Presiden Jokowi akan hadir dalam upacara pembukaan KTT ke-35 ASEAN yang dilanjutkan dengan pertemuan tingkat tinggi antara ASEAN dengan mitranya, yakni KTT ASEAN-China, KTT ASEAN-India, serta KTT ASEAN-PBB.

Selanjutnya pada Senin (4/11), para pemimpin negara anggota ASEAN dan negara mitra akan melaksanakan beberapa pertemuan lain, yaitu KTT ASEAN Plus Three, KTT ASEAN-Amerika Serikat, KTT Asia Timur, KTT ASEAN-Jepang, serta KTT RCEP.

Selain menghadiri serangkaian pertemuan ASEAN, Presiden Jokowi juga berencana melakukan pertemuan bilateral dengan pemimpin negara sahabat, diantaranya Selandia Baru, Australia, India, dan Jepang, serta dengan Sekretaris Jenderal PBB.

Secara total, akan ada 44 dokumen yang mencakup keseluruhan hubungan intra-ASEAN dan mitra dialog. Diantara itu, 15 dokumen akan diadopsi oleh para pemimpin ASEAN, sementara sisanya akan dicatat atau dirilis oleh Thailand sebagai ketua. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *