INDOPOLITIKA — Mantan Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi memberikan arahan langsung kepada jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang baru saja dilantik.

Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Instagram resmi PSI.

Pertemuan berlangsung di Waroeng Kopi Klotok Seminyak, Bali, dengan suasana santai namun penuh perhatian.

Seluruh kader PSI tampak menyimak dengan serius arahan dari mantan kepala negara tersebut. Namun, dalam video yang dibagikan ke publik, tidak terdengar suara atau isi perbincangan, sehingga isi diskusi masih belum diketahui secara pasti.

Dalam video itu, terlihat sejumlah petinggi partai hadir mendampingi Jokowi, termasuk Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Ketua Harian Ahmad Ali, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, serta anggota Dewan Pembina seperti Grace Natalie.

Jokowi duduk di barisan depan, memberi kesan kuat bahwa kehadirannya bukan sekadar simbolik.

Pertemuan ini pun memunculkan kembali spekulasi publik terkait sosok “Bapak J”, nama yang diumumkan Kaesang sebagai Ketua Dewan Pembina PSI saat pelantikan pengurus baru periode 2025–2030 yang digelar pada Jumat (26/9) lalu di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Dalam struktur yang dibacakan Sekjen Raja Juli, posisi Ketua Dewan Pembina diberikan kepada sosok yang disebut hanya sebagai “Bapak J”, tanpa menjelaskan identitas lengkapnya.

Kini, dengan kehadiran Jokowi dalam pertemuan resmi PSI dan duduk di posisi strategis, banyak pihak menduga kuat bahwa inisial tersebut merujuk pada dirinya.

Sementara itu, Kaesang Pangarep, selaku Ketua Umum PSI, menegaskan bahwa seluruh pengurus baru harus menunjukkan kinerja yang nyata. Ia bahkan menyatakan akan melakukan evaluasi rutin setiap tiga bulan, dan tidak segan mengganti kader yang tidak memenuhi ekspektasi.

“Ini yang dilantik jangan senang-senang, tiga bulan saya ganti kalau jelek. Kalau bagus ya, dievaluasi lagi tiga bulan,” tegas Kaesang dalam pelantikan tersebut.

Meski belum ada pernyataan resmi mengenai siapa sebenarnya “Bapak J”, kehadiran Jokowi di forum internal PSI dan kedekatannya dengan partai tersebut kian memperkuat asumsi publik soal keterlibatannya di balik layar struktur PSI. (Nul)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com