Jokowi: Kita Harus Berani Berubah, Berani Melakukan Terobosan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA- Presiden Jokowi mengemukakan dalam menghadapi ketidakpastian global, penerapan peta jalan industri 4.0 harus segera dilakukan guna melakukan terobosan.

“Saya tekankan menuju ke negara industri yang tangguh kita harus berani berubah, berani melakukan berbagai lompatan dan langkah-langkah terobosan,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pengantar pada rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (3/9).

Baca Juga:

Terobosan-terobosan itu, menurut Presiden, dimulai dari perbaikan regulasi yang tidak sinkron, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), membangun ekosistem inovasi industri, peningkatan insentif-insentif untuk investasi di bidang teknologi, kemudian juga mendesain ulang zona-zona industri sampai dengan perbaikan alur aliran bahan materialnya.

Presiden Jokowi juga menyampaikan keinginannya agar langkah-langkah perubahan harus betul-betul nyata terutama di 5 sektor industri prioritas, yaitu, industri makanan dan minuman, industri tekstil dan busana, industri otomotif, industri kimia, dan industri elektronik.

Presiden meyakini, kalau kita konsentrasi memperbaiki struktur industri nasional, maka kita akan mampu meningkatkan produk domestik bruto (PDB) secara signifikan.

“Terutama dalam mendorong peningkatan ekspor dan investasi, dan juga tidak kalah pentingnya peningkatan lapangan pekerjaan baru yang bisa menampung lebih banyak lagi tenaga-tenaga kerja,” sambung Presiden.

Rapat terbatas itu dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menperin Airlangga Hartarto, Mendag Enggartiasto Lukita, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menkominfo Rudiantara, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menristekdikti M. Nasir, dan Kepala BKPM Thomas Lembong. [sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *