Jokowi Klaim Susunan Kabinet Sudah Selesai Dirampungkan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Presiden Joko Widodo mengaku sudah merampungkan susunan kabinet kerja jilid II, Meski begitu, Jokowi enggan mengumumkan susunan menteri di kabinetnya.

“Sudah (rampung menyusun kabinet),” kata Jokowi sebagaimana ditayangkan dalam video akun YouTube Sekretariat Presiden, diakses detikcom Senin (14/10/2019).

Baca Juga:

Meski semua persiapan untuk pelantikan sudah dipersiapkan secara matang. Nampaknya Jokowi masih belum bisa memastikan apakah pengumuman susunan kabinet itu dilakukan pada saat pelantikan atau sesudah  pelantikan.

“Mungkin bisa hari yang sama dengan pelantikan, mungkin bisa sehari setelah pelantikan insyaallah semua sudah kita siapkan,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan sampai saat ini formasi dikabinetnya masih bisa berubah. Mengingat masih ada beberapa yang harus ia pertimbangkan. Apalagi setelah Jokowi bertemu dengan Ketua Umum partai Demokrat yang juga mantan presiden RI ke-6 yang banyak memberikan masukan tentang pemerintahannya ke depan. Pasalnya SBY memiliki pengangalaman menjalankan pemerintahannya selama 10 tahun.

“Ya mungkin ada beberapa pertimbangan masih bisa,” ucap Jokowi.

Banyaknya perubahan dijumlah kementerian diakui oleh politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding. Dia mengatakan walau Presiden sudah menyusun secara rapi susunan kabinetnya. Tapi perubahan itu bisa saja terjadi di menit- menit terakhir.

“Saya menyakini bahwa rancangan komposisi kabinet ini pasti sudah tersusun. Walaupun itu tentu ada alterntif-alternatif di setiap kementerian mungkin ada satu-dua orang sebagai alternatif tetapi tentang siapa menduduki apa, siapa dari mana, lalu jumlah kementerian seperti apa sampai hari ini saya kira hanya Pak Jokowi yang mengetahuinya,” kata Karding kepada wartawan, Senin (14/10/2019).

Karding juga menyetujui jika pengumuman kabinet dilakukan setelah pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 selesai.

“Termasuk soal pengumuman bisa saja tanggal 20 oktober, tetapi tanggal 20 Oktober tentu menurut saya sih mungkin sulit karena pelantikan saja tanggal 20 Oktober pukul 16.00 WIB, kita perkirakan selesai magrib agak sulit kalau pelantikan hari tanggal 20 Oktober, bisa jadi setelah tanggal 20 Oktober,” tutur Karding.(pit)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *