Jokowi Percaya Stafsus Milenial Bukan Orang Biasa, Tunggu Aja Inovasinya

  • Whatsapp
Presiden Joko Widodo menjawab wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12) siang. (Foto: BPMI Setpres)

INDOPOLITIKA.COM – Presiden Joko Widodo merasa yakin dengan kemampuan ketujuh Staf Khusus Presiden (KSP) milenial yang baru diangkat beberapa waktu lalu. Bagi Jokowi, mereka ini bukan orang sembarangan, karena akan lahir inovasi-inovasi besar nantinya. Hanya masalah waktu saja yang akan membuktikan kemampuan mereka ini kelak.

Demikian hal itu ditegaskan Jokowi dihadapan wartawan di Istana Merdeka, Senin (2/12/2019) siang.  Kadang-kadang, menurut Jokowi, apa yang kita pikirkan dengan yang dipikirkan oleh staf khusus yang muda-muda ini sangat berbeda sekali.

Muat Lebih

Tetapi, dengan luas wilayah Indonesia yang begitu sangat gede dengan memakai inovasi teknologi ini akan mempermudah. Ia menunjuk contoh misalnya bagaimana kita mengontrol 75.000 desa sehingga seluruh kegiatan yang ada di situ bisa dikontrol dengan baik.

“Saya kira nanti, nanti akan muncul inovasi-inovasi yang sangat bagus dari staf khusus-staf khusus saya, karena menurut saya mereka ini bukan orang biasa,” ujar Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga berharap SKP yang baru diangkatnya bisa memberikan masukan-masukan untuk pembaharuan, untuk berkontribusi pada inovasi-inovasi, terutama dalam rangka kebijakan-kebijakan yang ingin kita buat.

“Misalnya, contoh Kartu Pra-Kerja. Ini kemarin sudah saya sampaikan kepada mereka, coba, Kartu Pra-Kerja nanti dikonsep, dilaksanakan seperti apa, agar gampang dikontrol, mudah dilaksanakan, misalnya,” kata Jokowi.

Yang kedua, lanjut Jokowi, yang berkaitan dengan nasabah-nasabah Mekaar (Membina Keluarga Ekonomi Sejahtera) yang produknya macam-macam sekali. Bagaimana itu kemasannya bisa diperbaiki, packaging-nya diperbaiki, untuk labelling-nya diperbaiki, merknya diperbaiki, kemudian dibuatkan marketplace yang baik.

“Saya tugaskan kepada mereka juga. Kemudian apa lagi? Oh, yang berkaitan juga dengan masalah masukkan untuk dunia pendidikan kita seperti apa,” tegasnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *