Jokowi Sedang Urus Dua Sertifikat Tanahnya Yang Hilang

Kantor Pertanahan Tak Beri Keistimewaan Pada Presiden
  • Whatsapp
Presiden Jokowi

INDOPOLITIKA- Dua Sertifikat tanah milik Presiden Jokowi hilang. Kabar terkait hilangnya dua sertifikat tanah milik orang nomor satu di Indonesia itu diketahui menyusul pengumuman yang dibuat Kantor Pertanahan Kota Surakarta melalui salah satu media cetak di Solo, Kamis (29/8/2019).

Saat ini Presiden Jokowi tengah mengurus sertifikat tanah tersebut. Lantas adakah pengistimewaan dalam proses pengurusan itu? Kepala Kantor Pertanahan Kota Surakarta Sunu Duto Widjomarmo mengatakan, tidak ada pengistimewaan dalam pengurusan sertifikat tanah milik Presiden Jokowi.

Baca Juga:

“Tidak ada pengistimewaan (pengurusan). Semuanya sama,” katanya di Solo, Jawa Tengah, Kamis (29/8/2019).

Menurutnya, untuk menerbitkan sertifikat tanah baru sebagai pengganti sertifikat yang hilang harus melalui prosedur, yaitu mengumumkannya melalui media massa dengan dilampiri surat keterangan kehilangan dari polres setempat. Hal tersebut berdasarkan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.

“Di dalam pengumuman itu sesuai dengan aturan kita cantumkan pasal sekian selama 30 hari. Artinya, memberikan kesempatan pihak ketiga manakala menemukan atau apa-apa itu bisa mengajukan keberatan,” katanya.

“Atau misalnya di dalam hal tersebut sudah dijual atau apa kan kita menerbitkan sertifikat pengganti itu sudah sah,” sambung dia.

Asal tahu saja dua sertifikat tanah milik Presiden Jokowi itu masing-masing memiliki luas 365 meter persegi dan 716 meter persegi. Kedua bidang tanah itu berada di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *