Internasional

Jual 15.000 Apel, Pegawai Supermarket Kuba Malah Dipecat

Ilustrasi apel. (Foto: Google).

Havana: Beberapa karyawan di sebuah supermarket Kuba dipecat karena menjual 15 ribu apel kepada seorang pelanggan. Pemecatan disinyalir lantaran pemilik toko melihat krisis makanan di negara tersebut.

Pemecatan karyawan ini pertama kali menyeruak lewat blog seorang jurnalis. Wartawan tersebut rupanya saksi mata dari pembelian ribuan apel tersebut.

Dilansir dari laman France24, Senin 17 September 2018, menurut Iorel Sanchez, sang wartawan, mengatakan semua apel itu dibeli oleh seorang pelanggan. 

"Dia (pelanggan) membayar 45 sen per apelnya," kata Sanchez.

Hal ini dianggap tidak biasa di Kuba. Pasalnya negara tersebut juga tengah kekurangan bahan pangan, termasuk buah, mentega dan susu. Bagi seorang pedagang, persediaan makanan yang besar tersebut dapat dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Kuba mengimpor hampir semua makanan yang dikonsumsi 11 juta penduduknya. Mereka berusaha mereformasi model ekonomi ala Soviet untuk menggantikan sistem keuangan versi 1976.

Dalam upaya meningkatkan pasokan produk-produk makanan, pemerintah Kuba memperluas wilayah tersebut untuk membudidayakan pertanian di negara tersebut.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close