Jubir Prabowo: Langkah Damai Yang Diambil, Bukan Berarti Menhan Tidak Tegas

  • Whatsapp
Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak.

INDOPOLITIKA.COM- Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan sikap yang diambil bosnya terkait dengan “konflik” di laut Natuna lewat barisan cuitannya melalui akun resmi ia Dahnil A Simanjuntak @Dahnilanzar.

“Sobat sekalian perkenan sy menjelaskan pernyataan singkat Menhan @prabowo ketika di door stop oleh pewarta sore tadi, terkait “kita memilih cara bersahabat dan damai terkait dengan “konflik” di laut Natuna”. #Menhan,” ujar Dahnil membuka penjelasannya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Dahnil menjelaskan mengapa bosnya memilih langkah damai dalam menangani konflik di laut Natuna. Dan ini adalah alasan Prabowo mengapa memilih langkah damai itu.

“Sesuai dengan prinsip diplomasi seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak, dan prinsip pertahanan kita yg defensive bkn offensive. Maka, penyelesaian masalah selalu mengedepankan upaya kedua prinsip diatas. Maka langkah2 damai hrs selalu diprioritaskan #Menhan,” cuit Dahnil.

Kendati memilih langkah damai, kata Dahnil, bukan berarti Prabowo tidak memiliki sikap tegas. “Langkah damai bukan berarti tidak bersikap tegas dan inferior. Langkah damai yg dipilih tentu adl jalur diplomasi. Secara resmi, Menhan
@prabowo menyepakati langkah damai yg sdg dibahas dan disampaikan kpd publik siang tadi di Kemenkopolhukam, dg 4 sikap dan langkah #Menhan.”

Apa saja empat langkah damai itu? Dahnil menjelaskan, pertama RRT telah melanggar ZEEI,dan Indonesia menolak klaim RRT terkait traditional fishing ground,yg tdk memiliki landasan hukum.

Kedua, pemerintah juga menolak klaim atas penguasaan LCS (kita gunakan istilah Laut Natuna Utara) atas dasar Nine Dash Line. “Ketiga, akan dilakukan operasi di Laut Natuna oleh TNI secara intensif. Keempat, peningkatan kegiatan ekonomi disekitar wilayah ZEEI atau laut Natuna. Jadi keempat sikap dan langkah ini adalah cara-cara damai untuk tetap mempertahankan hak kedaulatan kita sebagai Bangsa dan negara,” jelas Dahnil.

Dan terakhir Dahnil mencuit. “Sebelum 4 sikap dan langkah tsb disampaikan, sebelumnya Menlu sudah menyampaikan cara damai melalui Nota Protes kepada pihak RRT,” tandasnya.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *