Jumat Ini, KPK Periksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Terkait Kasus Suap Tanjungbalai

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

INDOPOLITIKA.COM – Kasus dugaan suap penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP) memasuki babak baru. Guna mendalami kasus ini, KPK dikabarkan akan memeriksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Jumat, (7/5/2021).

Informasinya, Azis Syamsuddin akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang diterima Stepanus dari Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.

Berita Lainnya

“Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SRP (Stepanus Robin Pattuju),” kata Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri kepada wartawan, Jumat ini.

Selain Azis, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan saksi lain untuk tersangka M Syahrial yang merupakan Walikota Tanjungbalai nonaktif. Mereka yang diperiksa itu antara lain Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai Yusmada dan protokoler atau PNS bernama Darwansyah Merta Wijaya.

Terkait dengan Azis Syamsuddin, ia diduga mengenalkan Walikota Tanjungbalai M Syahrial kepada Stepanus. Perkenalan inilah yang mengawali terjadinya praktik suap dengan nilai mencapai Rp1,3 miliar untuk menghentikan perkara dugaan jual beli jabatan yang terjadi di Pemerintah Kota Tanjungbalai.

Adapun perkenalan politikus Partai Golkar ini dengan Stepanus, diduga berawal dari ajudannya yang sama-sama berasal dari Korps Bhayangkara.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dan menahan tiga orang. Mereka adalah penyidik KPK dari unsur Korps Bhayangkara AKP Stepanus Robin Pattuju, Walikota Tanjungbalai M Syahrial, dan pengacara Maskur Husain.

Dalam perkara ini, Stepanus dan Maskur disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) k-1 KUHP.

Sedangkan MS disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 12 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. [ind]

 

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *