Jusuf Kalla Isyaratkan Dukung Remisi Untuk Narapidana Korupsi

  • Whatsapp

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku sepakat dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly yang akan memberikan remisi dan pembebasan bersyarat terhadap para narapidana kasus korupsi.

Menurut JK, dirinya berserta Yasonna tidak ingin menghilangkan hak-hak dari setiap Warga Negara Indonesia (WNI), dalam memberikan remisi atau pun pembebasan bersarat.

Baca Juga:

“Kalau memang karena korupsi, itu memang kriminal berat tentu hukumannya juga berat. Tapi, remisi bagian dari pada hukum itu sendiri,” ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (18/3/2015).

Sebelumnya, Menkumham Yasonna Laoly mengatakan, narapida kasus korupsi akan mendapatkan angin segar, pasalnya semua narapidana berhak mendapatkan remisi termasuk juga pemberian pembebasan bersyarat.

Namun, diungkapkan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, ada tahapan atau mekanisme yang harus ditempuh jika terpidana kasus korupsi ingin mendapatkan remisi dan pembebasan bersyarat.

Sementara itu, banyak pihak mempertanyakan sikap Yasonna terkait pemberian remisi bagi korupto. Salah satunya Wakil Ketua KPK non-aktif Bambang Widjojanto.

Bambang mempertanyakan dasar Yasonna ingin merombak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 Menkumham tentang pengetatan remisi terhadap koruptor, pengedar narkoba, dan teroris. (oz/ind)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *