Jutaan Mahasiswa Demo, Tetep Aja Bos MPR Keukeuh Ingin RUU KUHP Disahkan

  • Whatsapp
Ketua MPR Zulkifli Hasan

INDOPOLITIKA.COM- Wakil rakyat di Senayan, seakan tak peduli dengan aksi demonstrasi jutaan mahasiswa di berbagai daerah termasuk di depan gedung DPR/ MPR yang menolak pengesahan RUU KUHP hari ini.

Tengok saja, Ketua MPR Zulkifli Hasan kepengin RUU KUHP segera disahkan sebelum periode jabatan DPR berakhir. Menurutnya, pro dan kontra terkait RUU tersebut merupakan hal yang wajar.

Berita Lainnya

“Karena kalau menunggu semua setuju itu sulit sekali, ada 260 juta orang. Dan harus diingat, itu kan undang-undang (KUHP) zaman Belanda. Jadi kalau nunggu semua setuju ya enggak akan sah-sah itu undang-undang,” kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Zulkifli mengatakan, hari ini pimpinan DPR akan bertemu dengan Presiden Jokowi untuk membahas RKUHP. Dia berharap pertemuan itu membuahkan hasil.

“Masih ada waktu mana yang dianggap belum sesuai aspirasi publik. Masih ada waktu beberapa hari ini untuk sinkronisasi,” tuturnya.

Zulkifli mendukung apapun keputusan akhir terkait pengesahan RUU KUHP. Dia mengklaim akan tetap mendukung pemerintahan Jokowi tanpa syarat walaupun nantinya RUU KUHP tak jadi disahkan anggota DPR periode 2014-2019.

“Jadi saya berharap bisa disepakati dalam konsultasi ini. Sehingga undang-undang bisa diselesaikan pada periode sekarang. Ada prestasi. Tapi kalau tidak, ya saya juga mendukung Pak Jokowi, kan enggak pake syarat dukungannya,” imbuhnya

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta DPR untuk menunda pengesahan Rancangan Undang-Undang KUHP untuk mendalami kembali sejumlah materi pasal dalam peraturan tersebut.

“Untuk itu saya perintahkan Menkumham selaku wakil pemerintah untuk menyampaikan sikap ini kepada DPR, yaitu agar pengesahan RUU KUHP ditunda,” kata Presiden di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat lalu.

Presiden menilai terdapat sekitar 14 pasal yang harus ditinjau ulang dan berharap pengesahan RUU KUHP itu dilakukan DPR pada periode 2019-2024.[sgh]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *