Kader Khawatir Potensi Perpecahan di Golkar

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar pada Munas yang akan berlangsung pada 4 Desember 2019 mendatang, harus sesuai AD/ART. Pasalnya, jika tidak sesuai, dikhawatirkan ada potensi Munas tandingan yang dari sisi legalitas dan legitimasi lebih kuat, lantaran acuannya adalah AD/ART Partai Golkar.

Kekhawatiran itu disampaikan Anggota Dewan Pembina Partai Golkar MS Hidayat. “Perpecahan bisa terjadi jika dalam Munas 4 Desember nanti tidak ada pemungutan suara yang didahului tahapan penjaringan dan pencalonan. Apalagi jika dalam Munas nanti ada upaya atau unsur paksaan, untuk mengganti pemungutan suara langsung dengan dukungan tertulis dari pemilik suara,” kata MS Hidayat di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Baca Juga:

Politisi senior Partai Golkar itu mengungkapkan, dalam AD/ART Partai Golkar Pasal 50 ayat (1) disebutkan: Pemilihan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Provinsi, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota, Ketua Pimpinan Kecamatan, dan Ketua Pimpinan Desa/Kelurahan atau sebutan lain dilaksanakan secara langsung oleh Peserta Musyawarah.

Kemudian pada ayat (2) diatur bahwa: pemilihan dilakukan melalui penjaringan, pencalonan, dan pemilihan. “Justru dalam tahap penjaringan dan pencalonan inilah wajah demokrasi Partai Golkar terlihat. Setiap kader Golkar yang potensial dan memenuhi persyaratan dibebaskan mengajukan diri, untuk kemudian dijaring dan dicalonkan sebagai Ketua Umum,” ungkapnya.

Hidayat menambahkan, aklamasi hanya bisa dilakukan setelah melewati penjaringan dan pencalonan. Ketika mayoritas pemilik suara menginginkan, barulah bisa dilakukan mekanisme pengambilan keputusan tersebut.

Sebab, lanjut MS Hidayat, kalau aklamasi dilakukan tanpa penjaringan dan pencalonan, itu sama saja pemaksaan. “Sepanjang dilakukan dengan transparan, fair dan mematuhi ketentuan AD/ART pasti semua pihak akan menerima apapun hasilnya,” tegas Hidayat.[ab]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *