Kades Kecantol Janda dan Dihamili, Dituntut Mundur Oleh Warga Eh Cinta Jabatan Juga

  • Whatsapp
Ilustrasi terciduk selingkuh. Foto: Net

INDOPOLITIKA.COM – Terciduk menjalin cinta terlarang dengan seorang janda berinisial S hingga hamil, Kepala Dusun atau Dukuh di Gaten, Desa Tirtomulyo, Kecamatan Kretek, Bantul bernama Supriyadi mengaku khilaf dan siap bertanggungjawab atas perbuatanya.

Pernyataan itu dia sampaikan saat didemo dan diminta mundur dari jabatanya oleh ratusan warga Dusun Gaten yang mandatangi Balai Desa Tirtomulyo untuk menuntut Supriyadi turun dari jabatannya.

Muat Lebih

Supriadi sendiri diketahui sudah memiliki tiga orang anak. Sementara janda yang dihamilinya, juga memiliki anak. “Saya juga manusia, pemimpin juga manusia yang bisa membuat kesalahan, toh saya juga akan bertanggung jawab kepada wanita yang saya hamili ini. Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa dirugikan,” kilah Supriadi melansir laman harianjogja.com, Kamis, (14/11/2019).

Meski demikian Supriyadi menolak melepaskan jabatannya sebagai kepala dusun. Alasannya, kasus perselingkuhan itu tak terkait dengan jabatan.

“Untuk tuntutan warga yang ingin saya turun jadi jabatan karena saya melakukan tindak asusila, saya akan tetap mempertahankan jabatan ini karena perbuatan saya tidak ada hubungannya sama sekali dengan jabatan,” ucapnya.

Sementara salah seorang tokoh masyarakat setempat, Sukirmanto, mengatakan warga sangat kecewa terhadap kepala dusunnya itu.

“Pemimpin harusnya jadi panutan, jadi contoh kepada warganya. Kami ingin Dukuh Gaten mundur, dan kalau bisa dipecat saja karena sudah berbuat asusila,” kata Sukirmanto.

“Kami juga kecewa karena dukuh kami ini kinerjanya tidak memuaskan, sering bertentangan dengan kesepakatan warga dan juga ada kebijakan-kebijakan yang menurut kami salah. Terus puncak kemarahan warga adalah ini, tindak asusila,” tuturnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *