AnalisisPemilu

Kalau Jusuf Kalla Jadi Cawapres, Posisinya Dilematis

Indopolitika.com – Mantan wakil presiden (wapres) Jusuf Kalla (JK) dinilai akan dilema jika maju sebagai cawapres. Selain sebelumnya sudah pernah menjadi wapres, yang bersangkutan juga sudah berusia lanjut. Jusuf Kalla lahir pada 15 Mei 1942 di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Jadi saat ini Ketua PMI itu berumur 71 tahun.

Hal tersebut diungkapkan Pakar Politik Universitas Padjajaran, Muradi. Ia menjelaskan, JK memang lebih baik menjadi guru bangsa. Dia lebih baik memantau situasi negara dari luar pemerintahan. Namun demikian, ada saja yang menganggap JK masih berelektoral tinggi.

“Ini membuat posinya dilematis,” kata lulusan Flinders University, Australia ini, Senin (28/4).

Dikatakan, JK sudah tidak seharusnya berambisi menjadi cawapres. Sebabnya, dia sudah pernah menduduki posisi itu. JK juga sudah pernah bertarung dalam pilpres 2009 lalu dan kalah. Kaderisasi menurutnya harus berjalan yang seharusnya tampil adalah yang lebih muda.

Muradi menyatakan, JK memang memiliki modal finansial dan dukungan. Namun, hal itu bukan berarti dia harus maju sebagai cawapres. “Harus dipertimbangkan,” ucapnya.

 (bs/in/pol)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close