Kapolda Metro: Mulai Besok hingga Pelantikan Presiden Dilarang Demo

  • Whatsapp
Ketua DPR Puan Maharani, saat memimpin rapat di kompleks parlemen. Hadir antara lain Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiyono, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) Teddy Lhaksamana, dan Kabarhakam Polri Komjen Condro Kirono.

INDOPOLITIKA.COM – Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan izin kepada massa yang akan aksi di sekitar gedung DPR/MPR, hingga hari H pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober 2019.

Menurut Gatot, diskresi itu diambil kepolisian dalam rangka menciptakan suasana kondusif pada saat pelantikan. Pasalnya, gelaran itu akan dihadiri tamu VVIP dari berbagai negara sahabat.

Baca Juga:

“Kita akan ambil diskresi untuk tidak memberikan surat penerimaan itu. Tujuannya agar situasi tetap kondusif. Saat pelantikan beberapa kepala negara akan hadir beserta utusan-utusannya,” kata Gatot di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Kata dia, pihaknya tidak memberikan surat tanda terima pemberitahuan unjuk rasa mulai Selasa 15 Oktober hingga Minggu 20 Oktober 2019, setelah itu diskresi tersebut dicabut.

“Apabila ada yang sampaikan surat pemberitahuan tentang akan diadakan penyampaian aspirasi, kami tidak akan memberikan surat tanda penerimaan. Mulai besok sudah diberlakukan. Setelah itu kan aspirasi boleh disampaikan. Jadi ini diskresi kita,” jelas Gatot.

Gatot menambahkan, leading sector dalam pengamanan pelantikan Presiden dan Wapres terpilih akan dipimpin oleh TNI, dalam hal ini Kodam Jaya dan berlaku protap Waskita. Sementara Polda Metro Jaya dibantu oleh Mabes Polri akan memback-up TNI dalam proses pengamanan. “Leading sector pengamanan adalah Bapak Pangdam, karena ini berlaku protap Waskita,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pimpinan DPR menggelar rapat dengan aparat keamanan-pertahanan dalam rangka menyiapkan pelantikan Presiden dan Wapres terpilih pada 20 Oktober mendatang. Rapat dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel.

Sementara itu, aparat yang hadir rapat di kompleks parlemen, antara lain Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiyono, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) Teddy Lhaksamana, dan Kabarhakam Polri Komjen Condro Kirono.[asa]

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *