Kapolri: 9.733 Kegiatan Perkumpulan Massa Dibubarkan Polisi Hingga Akhir Maret

  • Whatsapp
Kapolri Jenderal Idham Azis

INDOPOLITIKA.COM – Terhitung hingga 28 Maret 2020, Polri telah membubarkan sebanyak 9 ribu lebih kumpulan massa yang dilakukan di seluruh Indonesia. Hal itu demi menekan penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Pembubaran massa sebanyak 9.733 kegiatan,” papar Kapolri Jenderal Idham Azis saat teleconference bersama Komisi III DPR, Selasa (31/3/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Idham, operasi itu menjadi salah satu giat patroli yang dilakukan. Sejauh ini total ada 64.622 kegiatan patroli di wilayah rawan Covid-19. Edukasi masyarakat 18.935 kegiatan, publikasi humas 35.954 kegiatan. “Selain itu Polri memperkuat tim media dalam rangka mencegah penyebaran beita bohong,” jelas dia.

Terkait penyebaran berita bohong atau hoaks, lanjutnya, tim Cyber Bereskrim Polri telah menangani 51 kasus dengan 51 tersangka.

“Kemudian dari tanggal 2 sampai 27 Maret telah melakukan penyelidkkan terhadap 153 informasi, memblokir 38 akun, monitoring 59 akun, pelimpahan 31 akun, dan penyelidikan lebih lanjut terhadap 25 akun,” Idham menandaskan.

Untuk diketahui, Polri mengerahkan 460 ribu personel di seluruh Polda untuk melakukan pembubaran massa dalam penanganan Covid-19. Masyarakat yang bandel akan disanksi tegas dengan pasal berlapis, yakni 212, 216 dan 218 KUHP.

“Bila ada masyarakat yang membandel, yang tidak mengindahkan perintah personel yang bertugas untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, kami akan proses hukum,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen M. Iqbal di Mabes Polri, Senin (23/3/2020).[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *