Kapolri Larang Warga Papua Demonstrasi

  • Whatsapp
Kapolri Jenderal Tito Karnavian

INDOPOLITIKA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian perintahkan Kapolda Papua Barat Brigjen Herry Rudolf Nahak untuk mengeluarkan maklumat larangan demonstrasi. Perintah larangan tersebut guna mencegah aksi anarkistis.

Kapolri mengingatkan kembali demonstrasi yang belum lama ini berujung kericuhan. Mulai dari 21-22 Mei di Jakarta, Manokwari Papua Barat dan Jayapura Papua. Demonstrasi tersebut dinilai telah melanggar Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Di Muka Umum.

Baca Juga:

“Dalam rangka pencegahan, saya perintahkan kepada Kapolda Papua Barat untuk mengeluarkan maklumat melarang demonstrasi yang potensi anarkistis,” ujar Tito usai menghadiri acara HUT ke-71 Polwan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (1/9).

Tito menegaskan, pihaknya akan menindak oknum provokator kerusuhan. Menurutnya, untuk situasi di Papua dan Papua Barat saat ini lebih kondusif.

Kepala daerah, pangdam, hingga kapolda setempat telah melakukan upaya dialogis dengan masyarakat dan paguyuban di Papua dan Papua Barat. “Penyampaian pendapat bukan berarti anarkistis, itu enggak bisa ditolerir,” sambungnya.

Dia m, sampai saat ini personel gabungan TNI dan Polri tetap berjaga di lokasi untuk menjamin keamanan. “Kita tetap menggelar pasukan di sana sampai dengan situasi aman, masyarakat merasa terjamin keamanannya,” tandas [sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *