INDOPOLITIKA – Sudah diingatkan untuk tidak beroperasi selama bulan suci Ramadhan ini, ternyata tak diindahkan sejumlah pelaku usaha tempat hiburan malam di Kota Tangsel.
Akibat kengototan tetap beropasi, sebanyak empat tempat hiburan malam di kota termuda di Provinsi Banten itu langsung ditindak tegas Satpol PP setempat dengan menyegelnya.
Aksi penyegelan tempat hiburan malam itu dilakukan Satpol PP Tangsel selama dilangsungkannya operasi penertiban dua malam, pada Jumat (27/2) dan Sabtu (28/2) malam.
Dalam operasi ini, Satpol PP Tangsel menyusuri wilayah kawasan Pasar Kita, Pamulang, yang didapati ada sebuah tempat karaoke dan menjadi lokasi berkumpulnya warga.
Kedua, sebuah tempat hiburan malam di wilayah Pondok Kacang Timur yang juga beroperasi sebagai tempat karaoke.
Kemudian pada malam kedua, Satpol PP kembali melakukan penertiban di wilayah Babakan, tepatnya tempat karaoke, serta satu tempat biliar yang tetap buka.
Plt Kepala Satpol PP Kota Tangsel, Ahmad Dohiri, mengatakan tindakan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya tempat hiburan yang masih beroperasi.
“Penertiban ini berdasarkan laporan masyarakat dan juga dari Emergency Call Center NTPD 112,” kata Ahmad Dohiri, dikutip dalam pernyataanya Senin (2/3/2026).
“Selain itu, ini juga menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Nomor 526 Tahun 2026 serta Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2025 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat,” sambung pria yang akrab disapa Adam tersebut.
Ia menegaskan tidak akan tebang pilih dalam menegakkan aturan. Pasalnya dalam surat edaran tersebut, sangat jelas tertuang bahwa seluruh tempat hiburan malam dilarang beroperasi selama Bulan Suci Ramadan.
“Harus tutup total, demi menghormati orang berpuasa dan bulan suci yang Allah berikan untuk umatnya yang beriman dalam memperoleh ampunan, maghfiroh, dan itkumminannar,” imbuhnya.
Maka dari itu, ia mengimbau kepada para pengusaha tempat hiburan malam untuk senantiasa menaati aturan di bulan yang penuh rahmat ini.
“Supaya tempat usaha juga kalau tutup dapat keberkahan dari bulan suci Ramadan tersebut. Dan yang paling penting budaya toleransi beragama dan rasa saling peduli antas sesama harus kita wujudkan di bulan Suci Ramadan yang penuh berkah ini,” tandasnya. (Red)












Tinggalkan Balasan