Karena Topan, Sepuluh Kereta Cepat Jepang Jadi Rongsokan

  • Whatsapp
Kereta api Hokuriku-Shinkansen di halaman di kota Nagano.

INDOPOLITIKA.COM – Topan Hagibis yang melanda Jepang bulan lalu berakibat pada terendamnya kereta api Hokuriku-Shinkansen. Dari beberapa kereta cepat Jepang  yang terendam, 10 kereta diantarnya tak bisa digunakan lagi.

Dilansir dari BBC, Kamis (07/11/2019), beberapa komponen dari kereta-kereta yang harganya antara US$110 juta hingga US$135 juta (Rp1,5 triliun-Rp1,9 triliun) masih bisa digunakan, namun secara keseluruhan nilainya telah hilang.

Baca Juga:

Kereta yang masing-masing memiliki 12 rangkaian itu saat ini terparkir di sebuah lapangan di kota Nagano. Dan hanya akan dijadikan besi cacahan.

Sebelum badai menerjang, sehari-hari kereta tersebut menempuh perjalanan di jalur Hokuriku-Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dengan Kanazawa di pantai barat.

Presiden Perusahaan Kereta Api Jepang Timur, Yuji Fukasawa, mengatakan bahwa banjir telah merusak banyak komponen utama kereta, termasuk mesin penggerak dan sistem pengereman.

Dalam konferensi pers yang digelar hari Rabu (06/11/2019) dia menyebut ‘Dalam hal stabilitas dan keamanan sudah tepat’ untuk menjadikan kereta itu sebagai rongsokan besi dan menggantinya dengan kereta baru.

Dari sepuluh kereta yang terendam banjir, delapan diantaranya adalah milik perusahaannya. Dua lagi dimiliki oleh Perusahaan Kereta Api Jepang Barat, juga akan dijadikan besi cacah. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *