Kasus Covid 19 di Jakarta Menurun, Anies: Taati Aturan PPKM Level 4

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan masyarakat agar tidak cepat puas dengan penurunan kasus Covid-19 di Ibu Kota.

“Di Jakarta tercatat 64 ribu orang hari ini positif Covid-19, belum sembuh dan 64 ribu ini adalah dua kali lebih tinggi dibandingkan puncak gelombang pertama yang lalu. Jadi ketika kita sekarang mengatakan bahwa kondisinya menurun dibanding bulan lalu, jangan kemudian cepat puas karena status hari ini itu masih dua kali dibandingkan gelombang pertama dulu,” ujar Anies dalam siaran YouTube resmi Pemprov DKI, Senin (26/7/2021).

Berita Lainnya

Kemudian, positivity rate DKI Jakarta saat ini sekitar 25 persen, ini masih jauh di atas rekomendasi ideal dari WHO yakni di bawah lima persen. “Apa itu positivity rate? jumlah orang yang hasil tracing lalu mereka dites dari situ ketemu prosentasi mereka yang positif itulah yang positif, itu kita sebut positivity rate,” katanya.

Mantan Mendikbud itu menuturkan Jakarta testingnya sudah melakukan testing sangat tinggi 15 kali lebih tinggi daripada persyaratan yang diharuskan WHO.

“Dan kita selalu di angka tinggi, mengapa? karena kita ini bisa menjangkau lebih cepat mereka-mereka yang terpapar positif dan kami di Jakarta dari awal, sejak awal pandemi selalu transparan menyampaikan data apa adanya, tidak ditambah tidak dikurangi selalu merujuk pada pendekatan ilmiah dalam kebijakan yang kita ambil dan selalu menyampaikan apa adanya,” papar Anies.

Dia mendorong masyarakat agar lebih menaati lagi aturan PPKM Level 4 dan protokol kesehatan.

“Kembali kepada IGD. Alhamdulillah antrean sudah terurai, tapi tempat tidur kamar isolasi masih padat, ICU juga masih padat. Jadi kalau lihat situasi ini tren penurunan itu nyata terlihat, tapi situasi ini masih jauh dari ideal. Karena itu penting sekali bagi kita semua untuk, yuk kita lanjutkan, yuk kita teruskan momentum perbaikan ini,” ujarnya.

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *