Kasus Covid 19 Indonesia Tembus 1,7 Juta, Pemerintah Didesak Percepat Vaksinasi

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar. Foto : Jaka/Man/Parlementaria

INDOPOLITIKA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendesak pemerintah segera mempercepat vaksinasi Covid 19. Desakan tersebut lantaran Kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar meminta pemerintah untuk mempercepat vaksinasi. Menurutnya, kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Berdasarkan data terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19 Kementerian Kesehatan, hingga Jumat (7/5/2021), kasus Covid-19 di Tanah Air sudah tembus 1,7 juta kasus.

Berita Lainnya

Dilaporkan ada 6.327 kasus baru, sementara penambahan pasien sembuh sebanyak 5.891. Total pasien sembuh Covid-19 mencapai 1.558.423 pasien. Hari ini tercatat ada 167 pasien meninggal dunia sehingga total ada 46.663 pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia.

”Tentu ini persoalan serius sehingga saya meminta masyarakat untuk benar-benar jangan lengah, tetap mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai apa yang terjadi di India yang disebut tsunami Covid-19 gelombang kedua, juga terjadi di negeri ini,” ujar Gus Ami yang juga menjabat Ketua Tim Pengawas Pelaksana Penanganan Bencana Covid-19 DPR RI, Jumat (7/5/2021).

Gus Ami mengatakan pihaknya menyambut baik rencana pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi gotong royong untuk pekerja swasta pada 17 Mei 2021. Hingga kini, 8,6 juta pekerja sudah terdaftar sebagai penerima vaksin gotong royong.

“Kami di DPR mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satuan Tugas (Covid-19) Penanganan Covid-19 meminta perusahaan untuk mulai menyosialisasikan kepada pegawainya mengenai mekanisme vaksinasi gotong royong sehingga para pekerja tidak kebingungan ataupun misinformasi,” katanya.

Ketua Umum PArtai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga meminta pemerintah untuk memastikan tidak ada perusahaan yang membebankan pekerja dengan biaya vaksin, sebab Pemerintah menjamin seluruh masyarakat dapat mengakses vaksin Covid-19 secara gratis tanpa terkecuali.

“Kemenkes harus melakukan verifikasi dan validasi data penerima vaksin agar tidak ada data ganda atau pekerja yang sudah mendapatkan vaksin masuk ke dalam daftar penerima vaksin gotong royong,” tambahnya.(net)

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *