Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Harus Jadi Perhatian Kapolri

  • Whatsapp
Kapolri Idham Azis

INDOPOLITIKA.COM – Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari mengungkapkan harapannya agar Polri yang lebih humanis, meminimalisasi penggunaan senjata dalam kepolisian, serta memiliki kepekaan gender dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Berdasarkan catatan Komnas Perempuan, setiap tahunnya terdapat peningkatan jumlah kasus kekerasan perempuan dan anak. Pada tahun 2018 tercatat ada 406.176 kasus yang masuk ke Komnas Perempuan. Data tersebut meningkat 14% dari tahun 2017 sebesar 384.446 kasus. Menurut saya, ini adalah kasus darurat yang harus mendapat perhatian dari Polri,” kata Taufik Basari yang akrab disapa Tobas di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Muat Lebih

Tobas yang juga ketua Fraksi NasDem MPR RI itu menambahkan alasan mengapa tidak semua kasus kekerasan perempuan dan anak masuk ke ranah pidana.

Selain karena adanya kesan di masyarakat bahwa kasus tersebut adalah aib, ada ketidaknyamanan publik saat melapor atau mengurus kasus mereka ke kepolisian.

“Untuk itu perlu ada peningkatan kapasitas Polri terkait pemahaman kepekaan gender. Dalam penanganan kasus yang digunakan harus memiliki perspektif perempuan dan perlindungan korban. Tidak hanya bagi polwan, tetapi juga bagi polisi laki-laki,” tuturnya.

“Saya juga berharap ada revisi Perkap No. 10 Tahun 2007 tentang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak. Perlu ada peningkatan dari segi SDM, fasilitas maupun anggarannya,” lanjutnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *