Kasus Penembakan Mahasiswa Kendari, 6 Polisi Melanggar SOP, 1 Diantaranya Perwira

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Enam polisi yang diduga melanggar standar operasi prosedur dalam pengamanan unjuk rasa di sekitar gedung DPRD Sulawesi Tenggara, menjalani sidang disiplin.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengungkapkan adapun dari enam polisi tersebut lima diantaranya polisi berpangkat bintara, satu lainnya berpangkat perwira.

Baca Juga:

“Lima bintara sudah dua kali sidang disiplin, yang perwira akan sidang disiplin esok hari,” kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/10).

Kemudian untuk sidang disiplin, jelas Asep, ada beberapa tahapan hingga nanti ada vonis. Sidang disiplin digelar di Ruang Sidang Direktorat Profesi dan Pengamanan Polda Sulawesi Tenggara, Kamis (17/10) lalu.

Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Merdisyam telah membebastugaskan enam personel Polres Kendari itu melalui Surat Telegram bernomor ST/969/IX/Kep.2/2019, karena diduga melanggar standar operasional prosedur saat pengamanan unjuk rasa 26 September 2019.

Keenam orang itu adalah AKP DK yang merupakan Kasat Reskrim Polres Kendari, serta lima orang anggotanya masing-masing Bripka MAP, Brigadir AM, Bripka MI, Briptu H, dan Bripda FS.

Dalam pemberitaan sebelumnya, almarhum Randi (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19) tewas tertembak saat berdemonstrasi di depan gedung Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Tenggara.

Polisi yang berada di lokasi demonstrasi itu diduga melanggar Pasal 7 ayat (1) Peraturan Kapolri Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Massa.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menemukan beberapa hal terkait kematian dua mahasiswa itu. Yusuf ialah korban pertama penembakan.

“Diduga penembakan pertama terjadi terhadap Yusuf di pintu samping Disnakertrans, disusul dengan penembakan Randi,” kata Koordinator Badan Pekerja KontraS, Yati Andriyani, di kantornya, Senin (14/10).[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *