INDOPOLITIKA – Sopir bus Murni Jaya dengan kode 95, yang sebelumnya diduga menghalangi laju ambulans gawat darurat di Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, Banten, akhirnya menyampaikan permohonan maaf.

Dalam video klarifikasi yang beredar, sopir bus Murni Jaya bernama Jaya secara terbuka meminta maaf kepada relawan ambulans dan keluarga pasien atas insiden tersebut.

“Saya memohon maaf kepada relawan ambulans dan keluarga pasien atas kejadian kemarin. Saya mengakui kekeliruan dan sangat menyesal,” ucap Jaya dalam rekaman itu.

Momen haru terlihat ketika Jaya berjabat tangan dengan Ade, pengemudi ambulans yang terlibat langsung dalam insiden tersebut.

Ade menerima permohonan maaf itu dengan lapang dada dan berharap kejadian serupa tidak terulang, khususnya terhadap kendaraan medis yang sedang menjalankan misi kemanusiaan.

“Semoga ini menjadi pelajaran bagi semua, agar ke depan pengemudi lebih peduli terhadap ambulans yang membawa pasien darurat,” kata Ade.(Hny)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com