Kasus Sopir Truk Tewas Ditembak OTK di OKI, Pelaku Kesal Diejek Istrinya Bekas Pacar Adik Korban

Gelar perkara kasus penembakan sopir truk di OKI/net

INDOPOLITIKA.COM – Polisi tidak membutuhkan waktu lama untuk mengungkap kasus penembakan sopir truk oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Jalan Desa Sungai Ceper Darat Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (26/11/2022).

Dalam waktu kurang dari 24 jam, anggota opsnal unit Pidum Polres OKI berserta anggota Polsek Sungai Menang, berhasil menangkap terduga pelaku penembakan korban bernama Edi Musanto (38).

Pelaku adalah Anti alias Kantil (37). Ia ditangkap di rumah keluarganya di Desa Sungai Ceper, Sabtu (26/11/2022) sekitar pukul 20.00 WIB. Penangkapan tersangka ini dipimpin Kapolsek Sungai Menang dan Kanit Pidum, Ipda I Gede Putu Surya.

Dari penangkapan tersangka ini, barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 butir proyektil dan 1 unit Honda Revo warna Hijau milik tersangka.

“Usai kejadian penembakan yang menyebabkan korban meninggal dunia, anggota kita Polres dan Polsek Sungai Menang langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka sehingga berhasil ditangkap malam tadi,” kata Kapolres, Kapolres OKI AKBP Dili Yanto didampingi Kasat Reskrim, AKP Jatrat Tunggal dan Kapolsek Sungai Menang, Iptu Nasron Junaidi, saat gelar perkara, Minggu (27/11/2022).

Dijelaskan dia, motif dari perkara tersebut karena tersangka tidak senang korban selalu mengejek dirinya dengan perkataan bahwa istri tersangka bekas pacar adik korban.

Kronologinya diceritakan Kapolres, peristiwa penembakan itu terjadi Sabtu 26 November 2022 sekira pukul 12.30 Wib di  Jalan Natasumar Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI.

Insiden itu bermula tersangka mengemudikan sepeda motor dari Dusun Sungai Ceper Darat menuju Camp Limau Kasturi. Kemudian tersangka bertemu korban yang mengemudikan mobil truk lalu berusaha mengejar korban.

Selanjutnya, tersangka mendahului mobil truk yang dikemudikan oleh korban Edi dan sewaktu  ingin mendahului truk tersebut tiba – tiba truk tersebut memepet tersangka. Sehingga membuat tersangka terjatuh di pinggir jalan.

Lulu, tersangka langsung mengejar mobil truk tersebut dan menghadangkan dengan sepeda motornya. Kemudian tersangka langsung mengeluarkan senjata api yang ada di pinggang sebelah kanan langsung menembakan ke arah pelaku sebanyak 3 kali.

“Tembakan tersangka mengenai bagian dada sebelah kanan tembus ke bawah ketiak sebelah kiri sebanyak 2 lubang  dan luka tembak pada bagiang kepala belakang sebanyak 1 lubang  yang mengakibatkan korban  meninggal dunia di dalam mobilnya,” papar Kapolres.

“Atas perbuatan tersangka ini akan dijerat dalam pasal 338 Kuhp dan Pasal 340 Kuhp ancaman pidana penjara seumur hidup,” tukas Kapolres.

Pengakuan tersangka Kantil, ia menyesal telah menembak korban hingga meninggal dunia. Tetapi diakui tersangka, perbuatan itu dipicu karena korban sering menghina dirinya. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *