Internasional

Kebakaran Hutan, Yunani Minta Bantuan AS dan UE

Kebakaran hutan di dekat kota Rafina dekat Athena, Yunani, 23 Juli 2018. (Foto: AFP/ANGELOS TZORTZINIS)

Athena: Lebih dari 20 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam kebakaran hutan di titik titik di Yunani.

Otoritas Yunani meminta bantuan dari Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS), setelah berjuang memerangi Si Jago Merah yang melanda di beberapa titik secara serentak. Yunani mengaku kekurangan sumber daya untuk menangani musibah ini.

Juru bicara pemerintah, Dimitris Tzanakopoulos, membenarkan bahwa jumlah korban tewas akibat kebakaran hutan telah meningkat di atas 20. 

Sementara korban luka mencapai 104 orang, termasuk 11 dalam kondisi serius dan 16 anak-anak.

Baca: 20 Orang Tewas dalam Kebakaran Hutan di Yunani

"Attica (nama Yunanyi kuno) menghadapi malam yang sangat sulit. Perpaduan angin barat dan banyak medan paralel menciptakan situasi yang sulit dan belum pernah terjadi sebelumnya bagi pasukan pemadam kebakaran," kata Tzanakopoulos, seperti dikutip dari UPI, Selasa 24 Juli 2018.

Kebakaran pertama terjadi di pegunungan Geraneia dekat kota Kineta, yang memicu tiga desa dievakuasi pada Senin kemarin. Puluhan rumah rusak ketika api menyebar ke wilayah kota menuju kilang minyak.

Lebih banyak rumah dan mobil hancur dalam kebakaran kedua yang terjadi di Pendeli. Sementara kebakaran ketiga melanda prefektur Kreta di Hania.

Perdana Menteri Alexis Tsipras kembali ke Yunani usai kunjungan resmi ke Bosnia. Ia pulang usai mendapat informasi dari Menteri Perlindungan Warga Nikos Toskas. 

"Meskipun kondisi buruk, kami akan melakukan segala upaya untuk mengendalikan situasi," ujar Toskas.

Toskas menduga ada sejumlah orang yang sengaja membakar hutan dan memicu bencana ini. "Kebakaran ini bukan peristiwa alami," kata Toskas. (Khalisa Firsada)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close