Kebanyakan, Cak Imin Tak Setuju Ketua MPR 10 Orang

  • Whatsapp
Muhaimin Iskandar

INDOPOLITIKA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menolak wacana revisi Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD untuk menambah kuota pimpinan MPR menjadi 10 orang. “Kalau 10 kebanyakan ya,” ujar Muhaimin di Kompleks Parlemen, Senayan pada Jumat (30/8).

Lagipula, menurut Muhaimin, penambahan jumlah kursi pimpinan MPR belum menjadi prioritas PKB. Ia mengaku, belum memberikan arahan kepada ketua fraksi PKB di DPR mengenai revisi UU MD3. “Saya merasa tidak prioritas,” ujar dia.

Baca Juga:

Sebelumnya, Ketua Badan Legislasi DPR Supratman Andi Agtas menyatakan telah menyiapkan draf revisi UU MD3 terkait penambahan kuota pimpinan MPR menjadi 10. Draft tersebut dibuat berdasarkan putusan Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD. Hanya ada satu pasal yang akan diubah terkait penambahan jumlah pimpinan MPR periode 2019-2024, yakni satu orang ketua dan sembilan orang wakil ketua.

Draft tersebut rencananya baru akan dibahas oleh seluruh fraksi dalam rapat Baleg pada Senin pekan depan.

Serupa dengan PKB, Partai Golkar masih konsisten menolak revisi UU MD3. “Posisi kami jelas, pakai UU MD3 yang berlaku saat ini saja, itu juga baru direvisi dan belum dilaksanakan. Masak belum kita lakukan, kemudian kita revisi lagi?” ujar Ketua Komisi II Zainudin Amali di lokasi yang sama.

Setelah pimpinan MPR yang baru ditetapkan sesuai UU MD3 yang berlaku saat ini, ujar Amali, barulah partai bisa berbicara perubahan sesuai kebutuhan. “Intinya bukan sekarang. Kalau sekarang, ya, jalankan UU MD3 yang ada,” ujar politikus Golkar ini.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *