Kecam Ambroncius, Gus Umar: Pak Pigai Laporkan ke Polisi, Supaya Manusia Rasis Ini Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Gus Umar. Foto: Instagram/@umar_hasibuan70_

INDOPOLITIKA.COM – Cuitan rasis yang dilayangkan Ketua Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin Ambroncius Nababan terhadap mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menui kecaman luas. Tak ayal, desakan agar pihak kepolisian menangkap yang bersangkutan menggema. Ada juga saran agar Natalius melaporkan Ambroncius kepada pihak kepolisian agar segera ditangkap.

Salah satunya disampaikan tokoh NU Umar Hasibuan atau yang akrab disapa Gus Umar. “Sebagai orang batak saya mengecam tindakan Rasis Ambroncius Nababan,” tutur Gus Umar dalam akun Twitter @UmarHasibuan_75 sebagaimana dikutip indopolitika.com, Senin  (25/1/2021).

Berita Lainnya

“Ketika dunia bersatu memerangi rasisme di indonesia malah ada warganya melakukan tindakan rasis hanya karena beda sikap politik,” tambahnya dalam cuitan yang sama.

Bahkan dalam cuitan terakhirnya, Gus Umar menyarankan kepada Natalius Pigai untuk melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. “Laporkan ke polisi pak Pigai supaya manusia rasis ini ditangkap polisi,” ujar Gus Umar.

Dalam cuitannya, Gus Umar mengunggah tangkapan layar ucapan dari Ambroncius Nababan. “Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Vaksin Sinovac itu dibuat untuk manusia, bukan untuk gorilla apalai untuk kadal gurun,” tulis Ambroncius Nababan.

“Karena menurut UU gorilla dan kadal gurun tidak perlu divaksin, faham?” ujar Ambroncius dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma menilai aksi Ambroncius yang seolah menyamakan Natalius Pigai dengan seekor gorila sudah sangat keterlaluan dan tidak bisa didiamkan begitu saja. Dia mendesak aparat kepolisian bisa adil dalam melihat kasus tersebut.

“Sudah berkali-kali Natalius Pigai mendapat perlakuan rasis. Kali ini Ambroncius Nababan yang bahkan menyamakan Natalius dengan Gorilla. Ini sangat keterlaluan dan jelas tindakan rasis yang tidak sedikitpun mencerminkan manusia Indonesia yang ber-Pancasila,” ujarnya.

“Kami meminta polisi segera menangkap orang itu,” sambung Lieus.

Namun unggahan itu, duga Lieus, sudah dihapus karena tak ada lagi di FB milik Ambroncius. Hanya saja, unggahan tersebut telah viral dan beredar luas di media sosial.

Penghinaan dan tindakan rasis Ambroncius Nababan yang diduga menjabat sebagai Ketua Umum Projamin itu tidak bisa dibenarkan. “Ini rasisme yang sangat parah. Seolah dia orang yang paling kecakepan di negeri ini dengan mengata-ngatai dan menyamakan Natalius yang asal Papua itu seperti gorilla. Biadab sekali pola pikir orang ini,” ujar Lieus.

Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma

Kata Lieus, janganlah perbedaan pendapat atau dukungan dalam politik menjadikan bangsa ini jadi kehilangan adab. “Tak ada satupun manusia di bumi ini yang sempurna. Sikap seperti si Ambroncius inilah yang memecah belah bangsa ini dan membuat orang-orang Papua minta merdeka,” kata Lieus.

Lieus mengaku tidak habis pikir kenapa saat ini orang-orang penyebar kebencian dan bersikap rasis seperti Ambroncius Nababan ini seakan mendapat angin dari pemerintah.

“Mereka seolah-olah bebas melakukan dan mengatakan apa saja. Jika hal seperti ini terus dibiarkan, maka akan sulit bagi bangsa ini untuk tetap bersatu dalam bingkai kebhinnekaan,” katanya lagi.

Karena itu, tambah Lieus, sebelum semuanya terlambat, Polisi harus segera bertindak. “Tangkap orang ini karena dia telah menimbulkan keresahan dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan,” ujar Lieus.

“Jangan karena dia relawan Jokowi dan merasa punya kedekatan dengan para pejabat di negeri ini, dia bisa berbuat sesukanya dan polisi memdiamkannya. Padahal kalau yang melakukan penghinaan itu orang yang lain, polisi sangat cepat bertindak,” pungkas Lieus dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [ind]

 

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *