Kecanduan Bokep, ABG di Bandung Perkosa dan Bunuh Bocah 11 Tahun Tetangganya

Polisi menunjukan barang bukti dari kasus pemerkosaan dan pembunuhan anak di bawah umur di Bandung/net

INDOPOLITIKA.COM – Diduga ketagihan film porno, seorang anak baru gede (ABG) berinisial AR di Bandung tega memperkosa bocah perempuan berusia 11 tahun yang merupakan tetangganya sendiri.

Lebih miris lagi, pelaku juga membunuh korban dan jenazahnya dimasukan ke dalam karung. Korban ditemukan di dalam karung dengan kondisi mengenaskan di kampung Cipadaulun, Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Saat itu, pelaku juga sempat ikut mencarinya bersama warga lainnya.

Kurang dari 24 jam penemuan mayat bocah malang itu, Polresta Bandung, berhasil menangkap AR di kontarakan temannya yang berada di Kecamatan Majalaya Saat ini, pelaku AR yang juga masih di bawah umur itu masih dalam pemeriksaaan instensif.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan mengatakan, korban dilaporkan hilang setelah pergi mengaji, kemudian warga mencari hingga akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa dan jasadnya ada dalam karung tidak jauh dari rumah orang tua korban.

“Hasil penyelidikan, pelakunya merupakan tentangga korban dan masih di bawah umur, sementara motifnya karena kecanduan film porno,” ungkap Hendra saat gelar perkara, Kamis (25/11).

Menurut Hendra, hasil otopsi ditemukan luka di kening korban bekas pukulan senjata tajam dan di kemaluan korban ditemukan sperma pelaku.

”Korban dibekap dan membawanya ke lokasi kejadian. Sedangkan untuk karung, pelaku ambil di sekitar lokasi,” kata Hendra.

Saat kejadian korban berontak dan berteriak, namun pelaku menutup mulut dan mengikat korban dengan lakban. Korban pun mencakar tangan kanan pelaku hingga terluka.

Sehingga, kata Hendra, pelaku pun geram dan kembali memukul sebanyak dua kali kebagian muka dan kepala korban.

”Korban dipukul dengan menggunakan kayu hingga korban lemas, setelah itu pelaku membekap korban hingga meninggal,” kata dia.

Karena takut ketauan aksinya, pelaku mengambil sarung bekas yang berada didalam gubuk dan membungkus tubuh korban dengan sarung tersebut.

Tubuh korban kemudian dibungkus karung dan pelaku membawanya ke luar gubuk dan menutup karung tersebut dengan tumpukan kayu untuk menyembunyikan jasad korban.

Setelah menyimpan jasad korban, pelaku pulang ke rumahnya untuk membersihkan diri dan berdiam di teras rumah sambil merokok.

Polisi menyita barang bukti karung, kayu, handphone dan pakaian korban. Pelaku di jerat pasal 340/ 338 jo uu perlindungan anak pasal 80 dan 81 dengan ancaman 20 tahun atau seumur hidup. [Red]


Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.