Kecanduan Bokep! Ayah di Garut Perkosa Putri Kecilnya Selama 2 Tahun

Ilustrasi. Seorang ayah di Garut perkosa putri kandung selama 2 tahun/net

INDOPOLITIKA.COM – Perbuatan pria dengan tiga orang ini sungguh sangat bejat. Ia begitu sadis melampiaskan nafsu syahwatnya kepada putri kandungnya sendiri yang masih di bawah umur.

Mirisnya, pria berinisial AK (39) itu mencabuli anak kandungnya yang saat itu berusia 10 tahun atau masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar hingga korban masuk bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Perbuatan AK dilakukan selama kurun dua tahun sejak September 2020 hingga November 2022. Alasan AK melakukan perbuatan bejat karena dia ditinggal istrinya yang menjadi TKW.

Sejak itulah, AK menjadikan putri kecilnya sebagai pelampiasan nafsu. Kini, AK harus mempertanggungjawabkan perbuatanya setelah dijebloskan ke penjara.

Kemarin, AK ditampilkan polisi dalam kegiatan jumpa pers kasus tersebut, yang digelar di Polres Garut, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Rabu (21/12/2022) sore.

Tangannya tak bergerak diikat borgol. Badan kecil pria berusia 39 tahun ini juga tampak lesu, berbaju oren khas penjahat yang ditahan polisi.

Tangannya tampak bergetar saat polisi menyatakan bahwa dia terancam penjara lebih dari lima belas tahun, usai dijerat Undang-undang Perlindungan Anak, gara-gara aksinya memperkosa buah hati sendiri. Di hadapan wartawan, AK mengaku menyesali perbuatannya itu.

“Menyesal pak. Saya khilaf,” katanya, lirih.

AK mengaku tak bisa membendung hasrat seksualnya, setelah ditinggal sang istri yang merantau ke Arab Saudi pada tahun 2020 silam, untuk menjadi pekerja migran.

Dia mengaku gelap mata, hingga nekat melampiaskan nafsunya itu, kepada si cikal, yang masih berusia 10 tahun kala itu.

Selain kerinduan yang terpendam kepada sang istri yang berada di Arab Saudi, AK juga mengaku terbayang untuk memperkosa sang anak, setelah kerap menonton video porno melalui ponsel miliknya.

“Suka melihat video porno di HP,” pungkas AK. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *