Kecenderungan Radikalisme CPNS Bisa Diukur?

  • Whatsapp
Ketua Lakpesdam PBNU H Rumadi Ahmad.

INDOPOLITIKA.COM – Sikap dan perilaku yang mengarah pada radikalisme disorot oleh pemerintah dalam penjaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2019.

Hal ini diantisipasi oleh pemerintah agar pegawai negara tidak ada yang terpapar radikalisme, anti-pancasila, dan menentang eksistensi negara bangsa padahal dirinya hidup dari uang negara.

Muat Lebih

Mengenai filter radikalisme dalam penerimaan CPNS ini, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PBNU mengembangkan alat ukur untuk melihat dengan jelas kecenderungan radikalisme seseorang.

Ketua Lakpesdam PBNU H Rumadi Ahmad menjelaskan, dalam hal mengukur kecenderungan radikalisme ini, Lakpesdam sudah mempunyai alat yang bisa digunakan kementerian dan lembaga untuk melakukan seleksi. Alat itu diberi nama TEPAT (Tolerance, Pluralism, and Awareness Test).

“Beberapa kementerian dan lembaga seperti Lemhannas, Kemkumham, Kemendes, dan Kemnaker sudah menggunakan alat tersebut dalam penerimaan CPNS 2018 lalu,” terang Rumadi, melansir nuonline, Kamis, (21/11/2019).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *