Kejagung Bentuk Timsus Pelacak Aset Tersangka Jiwasraya, Ada Indikasi TPPU?

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kejaksaan Agung berencana membentuk tim khusus yang bertugas untuk melakukan pelacakan dan recovery (pemulihan) aset dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Tim tersebut kabarnya terdiri dari unsur Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri, Pusat Pemulihan Aset, Asisten Umum, dan Asisten Khusus Jaksa Agung.

Berita Lainnya

“Yang mana tugas pokoknya tim adalah mengidentifikasi, menelusuri dan menginvetarisasi berbagai aset, baik di dalam negeri maupun yang dilarikan ke luar negeri,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono di Kejagung RI, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020).

Selain itu, Hari juga mengatakan, nantinya tim ini juga akan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), counterparty di luar negeri, serta stakeholder terkait. Ia pun tak menutup kemungkinan jika nantinya kasus ini bisa berkembang ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Aset kami lacak dulu nanti kalau sudah ketemu apakah yang ada disamarkan atau dicuci. Maka, penyidik tidak menutup kemungkinan juga akan dikembangkan terhadap tindak pidana pencucian uang,” ucap Hari.

Sementara ini, Kejaksaan Agung telah menyita berbagai aset milik kelima tersangka. Aset-aset tersebut berupa 1.400 sertifikat tanah, 156 tanah milik tersangka Benny Tjokrosaputro, 35 rekening pribadi, puluhan rekening dan akun kustodian, hingga kendaraan dan barang mewah.

Kejaksaan Agung, kata Hari, pun sampai saat ini masih melakukan perhitungan nilai terhadap seluruh aset yang telah disita. Selain itu, Kejagung juga hingga kini tengah menelusuri polemik fee broker fiktif, puluhan ribu transaksi bodong dan penggeledahan di rumah para tersangka.[asa]

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *