Kejagung Janji Pecat Jaksa yang Tersangkut OTT KPK

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA – Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan ada satu orang jaksa di internal Kejaksaan Negeri Yogyakarta yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Kejagung berjanji akan memecat jaksa tersebut jika terbukti melakukan tindak pidana korupsi atau menerima suap.

“Bila nanti (Jaksa) terbukti melakukan tindak pidana korupsi berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap maka oknum jaksa tersebut pasti kita pecat,” ujar Kapuspenkum Kejagung Mukri, saat dikonfirmasi Selasa (20/8).

Baca Juga:

Namun, hingga saat ini Kejagung belum mengetahui secara pasti kasus apa yang mengakibatkan jaksanya terjaring OTT KPK.

Sebelumnya, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dari hasil OTT lima orang, KPK juga mengamankan uang sekitar Rp100 juta yang diduga sebagai duit pelincin. KPK juga telah menyegel kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Yogyakarta dan rumah rekanan (pihak swasta).

“Sebagai bagian dari pengamanan barang bukti, ada tiga lokasi yang diamankan terlebih dahulu dengan KPK line. Ada dua lokasi di Yogyakarta termasuk kantor dinas PU dan rumah rekanan di Solo yang kami berikan “KPK line”,” ucap Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (20/8).

Seperti diberitakan, KPK berhasil menjaring lima orang dalam OTT yang digelar pada Senin (19/8) malam.  Berdasarkan Penyelidikan Tim Satuan Petugas (Satgas) KPK, salah satu dari lima orang tersebut adalah seorang jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri Yogyakarta. (DMS)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *