Kejagung Tetapkan Lin Che Wei Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi Minyak Goreng

Tersangka kasus korupsi minyak goreng Lin Che Wei alias LCW/net

INDOPOLITIKA.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi pemberian izin ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya, termasuk minyak goreng.

Tersangka dari unsur swasta itu Lin Che Wei (LCW) alias Weibinanto Halimdjati. Penyidik langsung menahan Lin Che Wei di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat selama 20 hari terhitung sejak 17 Mei 2022-05 Juni 2022.

Bacaan Lainnya

LCW diduga telah mengkondisikan perusahaan yang akan mendapatkan izin ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya yang diduga dilakukan bersama eks Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag.

“Tersangka dalam perkara ini diduga bersama-sama dengan IWW selaku Dirjen Perdagangan Luar Negeri (Kementerian Perdagangan) telah mengkondisikan produsen CPO untuk mendapatkan izin persetujuan ekspor CPO dan turunnya secara melawan hukum, padahal seharusnya sesuai ketentuan wajib memenuhi DMO (Domestic Market Obligation) 20 persen,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam jumpa pers yang disiarkan virtual, Selasa (17/5/2022).

Dalam rilis tersebut, Lin disebut sebagai penasihat kebijakan/analisa pada Independent Research & Advisory Indonesia. Lin menjadi tersangka kelima yang ditetapkan penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Burhanuddin menyebut Lin berperan mengondisikan pemberian izin persetujuan ekspor di beberapa perusahaan. Hal itu dilakukan Lin bersama tersangka Indrasari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag.

Buhhanudiin mengatakan tersangka diduga melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah, dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain Indrasari, tiga tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya adalah Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group Stanley MA selaku, dan Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas. [Red]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.