Diduga Jadi Korban Tabrakan Tol Cipularang

Keluarga Nailisma dan Umay Tunggu Hasil Tes DNA RS Polri

  • Whatsapp
Kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun di Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Jumat (6/9)

INDOPOLITIKA.com – Tabrakan maut di Tol Cipularang, Senin (2/9/2019), masih menyisakan misteri. Salah satunya, bagi keluarga Nailisma dan Umaya. Dua gadis ini diduga jadi korban kecelakaan tersebut. Namun, pihak keluarga masih menuggu hasil tes DNA RS Polri, Kramat Jati.

Salah seorang sahabat kedua gadis itu, Arini kepada indopolitika.com menceritakan, kabar pertama yang mereka dapatkan dari keluarga, Nailisma dan Umay pamit dari rumah Umay di Bekasi Utara untuk pergi ke Depok.

Baca Juga:

“Kabar yang kami dapatkan, mereka pergi dari kediaman Umaya pada Minggu pagi tanggal 01 September,”ungkap Arini.

Menurut Arini, sejak kehilangan kontak, keluarga meminta tolong kepada kerabat untuk melacak titik koordinat hand phone mereka. Hasilnya, lokasi Nailisma dan Umay sangat jauh berbeda.

“Sehingga kami melakukan pengecekan berkala untuk mencari titik koordinat lokasi hand phone mereka kembali. Hasilnya, dari pengecekan berkala menunjukkan titik koordinat terakhir mereka berada di Tol Cipularang,” katanya.

Kemudian, pada Jum’at (6/9), Arini dan kawan-kawan berinisiatif membentuk tim pencarian Umay dan Nailisma. Langkah pertama, tim mendatangi RS Polri, Kramat Jati untuk mengetahui soal 4 jenazah perempuan yang belum teridentifikasi.

“Peristiwa kecelakaan di Tol Cipularang, terjadi Senin (2/9) pukul 12.30. Hal itu, bersamaan dengan hilangnya kontak sahabat kami pada hari yang sama dan jam yang berdekatan,” tuturnya.

Setelah datang ke RS Polri, lanjut Arini, tim dan keluarga menceritakan kronologi hilangnya kedua gadis itu kepada tim forensik dan DVI RS Polri. Setelah mendegar cerita itu, petugas forensik meminta keluarga membawa berkas yang diperlukan untuk identifikasi.

“Sabtu tanggal 7 September, keluarga dan sahabat kembali mendatangi RS Polri dan mengumpulkan semua data dan informasi dan melakukan tes DNA. Hasil test DNA diperkirakan bisa diketahui sekitar 2 minggu,” paparnya.

Saat menunggu hasil tes DNA, lanjutnya, pada Sabtu, (7/9/2019) orangtua Nailisma kedatangan pemilik rental mobil. Ia bermaksud menanyakan mobil yang disewa Nailisma. Menurut pemilik rental, mobilnya disewa  pada Minggu (1/9/2019), dan harus kembali pada Senin (2/9/2019).

Namun hingga jatuh tempo, mobil tersebut belum juga dikembalikan. Akhirnya mereka mendatangi rumah orang tua Nailisma.

Singkat cerita, dari hasil obrolan, mereka akhirnya mencoba mencocokkan plat mobil dari pemilik rental dengan list kendaraan yang terlibat kecelakaan Tol Cipularang.

“Hasilnya plat mobil tersebut termasuk dalam daftar mobil yang mengalami kecelakaan. Informasi juga diperkuat dari keterangan Unit Laka Polres Purwakarta,” cerita Arini.

“Kami mewakili keluarga, dan sahabat Umay dan Nailisma, tidak bermaksud untuk menahan informasi yang sedang beredar.Kami mencoba mengumpulkan segala informasi yang kami dapatkan untuk menghindari berita yang tidak valid,” katanya.

Arini pun berharap, siapapun yang mengetahui informasi terkait berita Umay dan Nailisma agar tidak langsung menyimpulkan dan menyebar luaskan tanpa data yang valid.(rma)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *