Kembali Dijebolkan Ke Penjara, Habib Bahar Bin Smith Dinilai Melanggar Disiplin Berat

  • Whatsapp
Habib Bahar bin Smith (tengah) saat bebas dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas)

INDOPOLITIKA.COM- Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) mencabut status asimilasi Habib Bahar bin Smith hingga kembali ke penjara. Bahan dinilai sudah melanggar komitmen yang disepekati selama asimilasi dan dengan melakukan pelanggaran berat.

“Yang bersangkutan ini telah melakukan pelanggaran disiplin yang berat,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat Liberti Sitinjak  kepada wartawan di Kantornya, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Selasa (19/5/2020).

Berita Lainnya

Menurut Liberti, meski sudah bebas, Habib Bahar tetap masih warga binaan. Ia mendapatkan program asimilasi sesuai Permenkum HAM nomor 10 tahun 2020.

“Yang bersangkutan masih warga binaan pemasyarakatan (WPB) jadi masih melekat segala aturan dari lembaga pemasyarakatan,” tandas Liberti.

Liberti mengungkapkan, setelah keluar Bahar melakukan pelanggaran disiplin berat. Ia melakukan ceramah yang provokatif di tengah kerumunan orang. Padahal, kerumunan pun dilarang karena masih dalam status PSBB.

“Saya tegaskan Bahar itu melanggar komitmen yang dia tanda tangani saat akan bebas asimilasi. Bagaimanapun dia statusnya masih WBP dan terkena aturan yang melekat. Ucapan dia meresahkan apalagi saat Covid-19,” paparnya.

Seperti diketahui tak lama setelah dibebaskan karena mendapat program asimiliasi dari Kemenkumham, Bahar Smith kembali dijebloskan ke penjara karena dinilai melanggar disiplin dengan melakukan ceramah yang provokatif.

Akibat ulahnya, Bahar akan menjalani sisa hukuman penjara yakni 1,5 tahun dari total vonis hukuman penjara 3 tahun. Bahar akan menjalani masa bui di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. (rma)

 

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *